Tarkam Tului VS Toseho "Selesai", Ayah Erik Ganti Semua Kerugian

Editor: Admin author photo
Foto bersama Perwakilan Masyarakat Desa Tului Dan Toseho. 


TIDORE- Perkelahian antara kedua desa Tului vs Toseho kini telah di selesaikan oleh pemerintah Kota Tidore, TNI, Polres Tikep, Pemdes dua Desa tersebut serta perwakilan masyarakat. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, Minggu (16/5/2021).

Kepala Desa Tului Yuslan, menyampaikan, Kepada Pihak Pemerintah Kota Tikep dan Pihak Kepolisian bahwa agar menindak tegas pelaku Pengrusakan Rumah yang terjadi pada tanggal 13 Mei 2021. 

"Kepada Pemerintah tikep agar melihat korban rumah masyarakat yang rusak setelah terjadinya Tarkam pada tanggal 13 Mei 2021 kurang lebih 10 rumah mengalami Kerusakan," sebutnya. 

Sedangkan Kepala Desa Toseho, meminta agar Pihak Kepolisian Polsek dan Polres Tidore untuk segera melakukan proses Hukum terkait tindak pidana Pengeroyokan yang di lakukan oleh oknum masyarakat Desa Tului pada tanggal 13 Mei 2021 sehingga memicu terjadinya Tarkam. 

Menanggapi itu Wakil Walikota Tikep Muhammad Sinen dalam kesempatan tersebut, menyampaikan kepada Kepala Desa dan perwakilan masyarakat kedua desa tersebut sangatlah rugi sebagai umat islam yang menjalankan Puasa selama 1(satu) bulan kemudian di hari kemenangan hari raya idul Fitri bukan saling memaafkan akan tetapi saling berkelahi merupakan satu kerugian.

"Permasalahan Toseho dan Tului bukan permasalahan yang baru, maka dari itu saya meminta kepada Kapolsek Oba agar dalam permasalahan ini kita lakukan Proses Hukum sehingga ada efek jera karena Desa Toseho dan Desa Tului tidak akan akur apabila permasalahan di selesaikan dengan pernyataan," pinta Ayah Erik Sapaan Akrab Muhammad Sinen. 

Dia juga meminta kedua Kepala Desa juga harus berperan dalam penanganan permasalahan di Desa dan membantu Pihak Keamanan agar masalah cepat di selesaikan.

"Pihak Pemerintah Kota Tikep akan menyampaikan kepada pihak Keamanan dalam hal ini Polres Tidore Kepulauan untuk segera melakukan Proses Hukum terhadap oknum yang melakukan Tindak Pidana sehingga timbul terjadinya Tarkam," ungkap Erik. 

Politisi PDI-P itu akan melakukan Ganti Rugi terhadap Pengrusakan Rumah yang terjadi di Desa Tului dengan memakai Uang Pribadi miliknya. 

"Pengerusakan Rumah di Desa Tului, Kepada Kepala Desa Toseho agar menghitung berapa kerugian atau kerusakan dan saya sebagai Wakil Walikota siap mengganti kerugian secara Pribadi bukan secara Dinas," pinta Ayah Erik lagi. 

Ia berpesan kepada Kepala Desa maupun perwakilan masyarakat agar tidak mendengar Informasi atau Issu miring yang berkembang di media sosial yang berakibat perpecahan. 

Sementara Kapolsek Oba, IPDA. Achmad M. Menyampaikan arahan dari Kapolres bahwa apabila ada permasalahan yang melanggar hukum, untuk masyarakat agar tidak menutup nutupi atau membantu sehingga kami pihak Kepolisian dapat menyelesaikan dengan cepat.

Kapolsek Oba akan melaksanakan Mediasi pada hari Senin tanggal 16 Mei 2021 bertempat di Polsek Oba terkait dengan pengembalian Kendaraan Motor yang di tahan oleh kedua Desa. 

"Kepada Kedua Kepala Desa agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak bertindak dan membuat masalah yang dapat memicu kembali konflik, sebab masalah ini telah selesai dan di tangani oleh Polres Tidore Kepulauan serta akan bekerja maksimal," pungkasnya. (Red-tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini