Waspada Gelombang Tinggi Mencapai 2 Meter di Perairan Kepsul, Obi dan Bacan

Editor: Admin author photo

Kepala Basarnas Kota Ternate, Muhammad Arafah (dok: Adi)
TERNATE- Potensi gelombang tinggi bisa mencapai dua meter yang akan  terjadi di perairan laut Kepulauan Sula (Kepsul), Obi dan Bacan. Hal ini disampaikan Basarnas  Kota Ternate berdasarkan informasi dan data dari BMKG Kota Ternate. 

Kepala Basarnas Kota Ternate, Muhammad Arafah mengatakan pada intinya Basarnas selalu siap siaga untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kecelakaan laut akibat tinggi gelombang di perairan laut di Maluku Utara. 

“ Berkaitan dengan informasi dan data dari BMKG dengan tinggi gelombang tinggi mencapai dua meter di beberapa wilayah yang ada di Maluku Utara. Basarnas dan instansi terkait tetap melaksanakan kesiapan dan juga mempersiapkan personil di mana untuk Basarnas menempatkan dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan pelayaran,” tutur Muhammad Arafah kepada wartawan media ini, Jumat (28/5).

Khusus untuk Kota Ternate pihaknya menyiapkan Kqpal KN SAR Pandudewanata ukuran 40 meter Rigit lnflatable Bot (RIB) sedangkan di wilayah Bacan disiagakan kapal Rescue Bot (RB) 309 panjang 28 meter.

“ Untuk Kepulauan Sula  sudah di siagakan personil Rigid Inflatable Bot (RIB) dengan kecepatan 30 koma,” sambung Muhammad Arafah, untuk pelayanan tetap disiagakan kapal beserta personilnya 1x24 jam meskipun dalam keadaan tenang.

“ Saya juga menghimbau kepada Masyarakat Maluku Utara yang melaksanakan aktivitas pelayaran  laut terutama nelayan, kami mengingatkan bahwa informasi yang kami terima dari BMKG tersebut agar selalu memperhatikan cuaca laut dan mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan pelayaran,” imbaunya.

Selain itu, apabila menggunakan kapal selalu mengecek kesiapan atau alat keselamatan seperti baju renang dan lain-lain. Jika terjadi kecelakaan laut  atau mati mesin, segera informasikan Basarnas, KSOP, Polair, dan Angkatan Laut(AL) agar secepatnya di berikan pertolongan, kata Muhammad Arafah. (Adi/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini