Eks Asisten II Pemkab Kepsul, Tolak Kembalikan Mobdin, Ternyata ini Alasannya

Editor: Admin author photo

Eks Asisten II Pemkab Kepsul, Arif Umasugi (Foto: Suhardi)
SANANA- Mantan Asisten II Arif Umasugi menolak mengembalikan mobil dinas (mobdin) ke bagian umum dan perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kepulauan Sula (Kepsul) 

Arif mengaku, mobil yang dipakainya sewaktu dirinya masih menjabat sebagai asisten II, namun hal itu tak di pungkirinya.

“ Memang sudah dua kali ada surat dari bagian umum dan perlengkapan, untuk saya kembalikan mobil itu. Namun selesaikan dulu hak-hak saya yang masih saya menjabat hingga saat ini belum terbayar,” tegasnya.

Hak-haknya yang dimaksud Arif Umasugi, yakni Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 2 bulan dan sisa SPPD, harga minyak, honor sopir hingga sekarang belum dibayar.

“ Masa cuman persoalkan mobil terus tidak bicara orang punya hak lagi. TPP saya 2 bulan Rp 16 juta × 2 bulan × 15 :100, sisa SPPD, harga BBM dan honor sopir, bayarkan dulu hak-hak saya itu, baru saya kembalikan mobil,” tandas Arif.

Eks asisten II ini pun mengatakan, sewaktu mereka datang mengambil mobil. Dirinya telah menyampaikan kepada yang bersangkutan selesaikan dulu hak-haknya. 

“ Sampai sekarang hak saya belum di bayar dan mobil tetap saya tahan,” ujarnya.

Sementara Sehat Umagap ketika di konfirmasi wartawan nusantaratimur.com membenarkan hal itu. 

“ Sudah dua kali dilayangkan surat ke untuk kembalikan mobil dinas yang pernah di gunakan waktu masih jadi Asisten II,” kata Kabag Umum.

Untuk hak-hak yang disuarakan mantan Asisten II tersebut. Sehat Umagap mengatakan, hari ini bendahara sedang melakukan permintaan di keuangan. 

“ Menyangkut TPP mantan asisten II tetap saya kasih, honor sopir dan uang minyak mobil, tetap saya bayar juga, saya tidak mau mempersulit orang. Yang menjadi hutang tetap saya selesaikan,” pungkasnya. 

Penulis: Suhardi Umagapi

Editor  : Redaksi


Share:
Komentar

Berita Terkini