GP Ansor Malut Dukung Pemerintah Batalkan Keberangkatan CJH Tahun Ini

Editor: Admin author photo

Mukhtar Yusup Ketua PW GP Ansor Malut (dok:ist) 

Ternate-Gerakan Pemuda Ansor Propinsi Maluku Utara menghimbau kepada masyarakat Maluku Utara untuk tidak termakan oleh berita hoaks terkait dengan pembatalan keberangkatan haji musim haji tahun 1442 H tahun 2021. 

"Terkait dengan pembatalan pelaksanaan ibadah haji menurut ketua PW Ansor Maluku Utara bahwa pelaksanaan ibadah haji, para jamaah haji harus bebas melaksanakan rukun haji dengan baik tanpa ada gangguan atau pembatasan dari apapun," ungkap Mukhtar Yusup melalui rilis resminya. Minggu (06/06/21). 

Lanjut Mukhtar mengatakan namun kondisi dunia yang mengalami bencana non alam maka setiap negara akan melakukan kebijakan berbeda-beda termasuk negara Arab Saudi yang diketahui sebagai akan menyelenggarakan ibadah haji. 

"Namun kondisi saat ini bukan hanya di Indonesia melainkan semua Negara dunia masih berada pada pandemic covid 19 sehingga membuat mobilitas orang masuk keluar dari suatu daerah ke daerah lain atau satu Negara ke Negara lain masih dibatasi," jelasnya. 

Sebagai ketua PW GP Ansor Maluku Utara ia mendukung keputusan pemerintah untuk menunda pelaksanaan ibadah haji tahun 1442 H semata-mata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga masyarakat dalam hal ini para jamaah.

"Jadi pembatalan pelaksanaan ibadaha haji tahun 2021 M sudah tepat karena kita masih berada pada situasi pandemic covid 19 sangat berpengaruh terhadap mobilitas manusia untuk masuk dan keluar suatu Negara sehingga kita semua dapat memaklumi kondisi ini. Adapun pembatalan ini tentunya telah melewati tahapan pengkajian yang sudah matang oleh kementrian agama yang melibatkan dengan berbagai pihak," tandasnya. 

Selain itu ia bilang pemerintah telah bekerja dan mengutamakan kesehatan masyarakat. 

"Kami meyakini bahwa pemerintah telah bekerja maksimal namun harus dimaklumi kondisi pandemic covid 19 membuat pemerintah harus lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat," imbuhnya. 

Ia berharap pelaksanaan ibadah haji pada tahun berikutnya dapat dilaksanakan dengan baik dan berharap agar pemerintah melakukan lobi-lobi atau diplomasi untuk menambah kuota jamah haji sehingga daftar tunggu yang panjang dapat diperpendek waktu daftar tunggunya," pinta Mukhtar. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini