Lagi, Anak Muda Asal Haltim ini Jadi Pembicara di Forum Internasional

Editor: Admin author photo
Suratman Kayano (dok:ist) 


Haltim-Untuk kedua kalinya anak kelima dari pasangan Nurdin Kayano dan Masad Atja Djafar ini mewakili Maluku utara dalam pertemuan nasional program 21st Century leaders Dialogue International Republik Institute (IRI), Rabu,(9/6/2021). 

Pertemuan yang diselenggarakan secara virtual oleh Internasional Republik Insitute ini, menghadirkan keterwakilan pemuda Se-ASEAN untuk membicarakan isu-isu terkait Defisit Demokrasi Regional diwilayah ASEAN. 

Program 21st Century leaders Dialogue adalah salah satu program International Republik Institute (IRI), untuk mendorong dan menyiapkan kepemimpinan anak muda di seluruh negara untuk mewujudkan pemerintahan yang iklusif, transparant dan responsif.

Pada pertemuan itu, alumni penerimaan Beasiswa Kemenpora RI Sekolah Pascasarajana Universitas Hasanuddin ini, bersama beberapa pemuda perwakilan provinsi di seluruh Indonesia yang telah di seleksi oleh Internasional Republik Insitute (IRI) diberi kesempatan berdiskusi bersama delegasi pemuda dari negara-negara Se-ASEAN yang juga didelegasikan oleh Internasional Republik Insitute, diantaranya Pemuda asal Philipina, Malaysia, Sri langka, dan Maldives. Dan perwakilan dari berbagai kedutaan di wilayah Asia. 

Salah satu putra terbaik desa waci ini, mengaku senang bisa diberi kesempatan yang kedua kalinya oleh Internasional Republik Insitute, mewakili Maluku Utara 

Program 21st Century leaders Dialogue yang melibatkan peserta dan pemateri di beberapa negara ASEAN. 

“Saya senang diberi kesempatan yang kedua kalinya oleh Internasional Republik Insitute mewakili Maluku Utara untuk belajar, bertemu dan berjejaring dengan pemuda-pemuda hebat Se-ASEAN, apalagi kali ini langsung serta dimentori langsung oleh koordinator program IRI di wilayah ASEAN," ungkapnya saat di konfirmasi lewat via seluler. 

Dok : Ist

Suratman Kayano yang juga mantan Ketua Cabang PMII Metro Makassar ini berharap bisa terlibat dalam upaya-upaya pembangunan demokrasi politik lokal dan isu moderasi beragama di Indonesia. 

khususnya untuk daerahnya Kabupaten Halmahera Timur dan Maluku Utara, pada umumnya. 

Alumni HPMHT Makassar yang kemarin juga dibincangkan menjadi salah satu bursa calon ketua DPD KNPI Halmahera Timur tersebut menyampaikan, pertemuan diskusi pada program kali ini adalah program terakhir dan selanjutnya, akan dilakukan pendampingan oleh Internasional Republik Insitute untuk konsen dibidang Demokrasi dan moderasi beragama di Indonesia terkhusus di Maluku Utara. (Red:tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini