SIDEGO Hidupkan Kembali Konsep Segitiga Emas

Editor: Admin author photo
Dok (istimewa) 

Ternate, - Menyambut pemimpin Baru pasca pilkada Tahun 2020, mendorong kawasan Khusus Ibu Kota Kota Sofifi, dan melemahnya kinerja ekonomi di Maluku Utara, SIDEGO berencana kembali menghidupkan konsep segitiga emas yang pernah di gagas beberapa Tahun lalu. 

Direktur SIDEGO DR. Mukhtar A. Adam mengatakan Inisiasi Segitiga Emas yang digagas Tahun 2018 belum menunjukan kemajuan yang berarti, dan berbagai upaya telah dilakukan namun membutuhkan Kolaborasi Baru. 

"Pada Pemerintahan Baru, SIDEGO bersama DPRD Kabupaten Halmahera Barat menginisiasi kembali Forum Limau Raha sebagai bentuk pengembangan dari Segitiga Emas, setelah rencana pemerintah pusat menetapkan Kawasan Khusus Ibukota Sofifi," ujar Mukhtar. Jumat (18/06/21) melalui via seluler. 

Ia mengatakan keseriusan untuk menghidupkan kembali segitiga emas telah melibatkan Pemerintah Provinsi Malut, Pemerintah Halmahera Barat, Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. 

"Dalam Forum Raha Limau, yang diawali dengan Forum Legislatif Limau Raha Diantaranya DPRD Provinsi Malut, DPRD Halmahera Barat, DPRD Kota Ternate dan DPRD Kota Tidore Kepulauan, Insyaallah dilaksanakan pada Minggu, 20 Juni 2021, Pukul 14.00-Selesai bertempat di Gamalama Ballroom Hotel Sahid Ternate," sebut Direktur SIDEGO. 

Mukhtar juga bercerita bahwa waktu mengagas Segitiga Emas, dibawah Forum Malutpost bersama Faisal Jalaluddin, Dr. Muhlis Hafel, Dr. Herman Usman, Ismet Alkatiri, dan Malik Ibrahim, namun pada periode itu dilihat upaya-upaya yang dilakukan lebih formalistik dan tidak membumi kebijakannya sementara masyarakat ketiga daerah telah melakukan interaksi sosial, ekonomi dan pemerintahan, tapi belum efektif.

Atas masalah itu, SIDEGO, mencoba menghidupkan kembali selain karena pilkada 2020 yang telah menghasilkan pemimpin baru, saat yang sama Provinsi mendorong pembentukan kawasan khusus ibukota Sofifi, kondisi ini diikuti dengan kebencanaan Covid-19, yang melemahkan kinerja ekonomi, untuk itu forum ini akan memfokuskan pada upaya pemulihan ekonomi ditengah Pademik Covid-19

"Dibutuhkan kebijakan bersama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sebagai upaya pemulihan ekonomi di masing-masing daerah," pungkasnya. 

Tanggapan Tiga DPRD Tentang Segitiga Emas Yang akan di hidupkan Kembali Oleh SIDEGO. 

Ketua DPRD Halbar Charles R. Gustan mengatakan kerjasama dengan Sidegon akan menghidupkan kembali kerjasama antar daerah dari 3 daerah dan memperluas melibatkan Sofifi sebagai Kawasan Khusus karena pengembangan Kota Sofifi, sebagai Kawasan Khusus dalam perencanaannya melibatkan 2 daerah Halbar dan Tidore kepulauan.

"Dibutuhkan kolaborasi antar pemerintah dan legislatif yang diinisiasi awal dengan melibatkan unsur Legislatif, selain karena pemerintah baru hasil pilkada 2020, saat yang sama dalam proses penyusunan RPJMD masing-masing daerah yang membutuhkan Singkronnisasi sehingga kebijakan antar daerah bisa saling terintegrasi dalam kawasan tumbuh cepat di Maluku Utara," jelas Carles. 

Selain itu Menurut ketua DPRD kota Tidore kepulauan Ahmad Ishak mengatakan tantangan pembangunan ke depan masing-masing daerah tidak bisa melakukan kebijakan secara sendiri dibutuhkan kolaborasi kebijakan antar daerah, karena pola interaksi pembangunan antar daerah dalam provinsi dibutuhkan dengan spesifikasi masing-masing daerah.

"DPRD sangat mengapresiasi gagasan yang datang dari Limau Halbar yang sudah mengundang DPRD Tidore kepulauan untuk duduk rembuk bersama," ujarnya. 

Sementara itu menurut wakil ketua DPRD Kota Ternate Henny Sultan Muda, akselerasi pembangunan daerah dan kawasan, seyogyanya mempertemukan kebijakan yang terintegrasi, tidak saling berdiri sendiri. 

"Upaya mengkonsolidasi kawasan menjadi penting, Ternate sebagai kota dagang dan jasa, akan mendapat keuntungan jika Halbar sebagai daerah bantalan yang suplai bahan pangan, begitu sebaliknya karena itu apa yang digagas DPRD Halbar perlu didukung oleh berbagai kalangan untuk merangkai gagasan kebijakan dari kepala daerah baru kedalam satu rumusan bersama dalam RPJMD masing-masing daerah dalam kawasan Limau Raha," pinta Henny. (Red-tim) 


Share:
Komentar

Berita Terkini