UNUTARA 'Si Kampus' Multi Toleransi Di Maluku Utara

Editor: Admin author photo

 

Foto bersama LLDIKTI wilayah XII provinsi Maluku-Maluku Utara usai menyelenggarakan evaluasi lapangan tahap ke dua terkait usulan pendirian Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA). (Dok:ist) 

Ternate-Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XII provinsi Maluku-Maluku Utara telah menyelenggarakan evaluasi lapangan tahap ke dua terkait usulan pendirian Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA).

Ketua Tim Pendiri UNUTARA Dr. M. Nasir Tamalene mengatakan Evalusi lapangan ini terdiri dari 3 program studi dari 7 program studi yang di usulkan. 

"Prodi yang di evaluasi yaitu Prodi Perencanaan Wilayah dan kota, prodi Pendidikan IPA, serta Prodi Pendidikan IPS," sebut Doktor muda itu. 

Lanjut ia mengatakan bahwa terdapat 4 program studi lagi yang belum di evaluasi yaitu, prodi Teknik Pengairan, prodi teknologi hasil perairan, prodi kimia dan prodi biologi. 

"Usulan prodi di UNUTARA merupakan hasil kajian mendalam terkait prospek kerja dan kebutuhan daerah. Untuk itu prodi yang diusulkan memang belum ada di Universitas lain di Maluku Dan Maluku Utara," ungkap Acil Sapaan akrab Nasir Tamalene. 

Acil bilang UNUTARA akan sebagai pelopor kampus Multi Toleransi di Maluku Utara serta akan menjadi peradaban Indonesia. 

"Ini semua telah tergambar dari rancangan Visi Misi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara dan Kurikulumnya," cetusnya. 

Selain itu ia mengatakan kehadiran LLDIKTI yaitu mengevalusi Kurikulum program studi dan Unit pengelola program studi berupa penjaminan mutu serta sarana dan prasarana. 

"Alhamdulilah menurut sekretaris LLDIKTI bahwa UNUTARA sangat layak dalam aspek dosen, kurikulum, sarana dan prasaran penunjang," tandasnya. 

Ia berharap semoga segala urusan ke depan akan berjalan dengan baik lagi dan UNUTARA menjadi Kampus Multi Toleransi untuk Indonesia. (Red:tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini