Warga Wainib Ancam Bakar Kampung, Jika Bupati Lantik Andili Duwila Sebagai Kades

Editor: Admin author photo
Aksi demostrasi penolakan pelantikan di desa wainib (dok.Suhardi/NT)


SANANA
- Ratusan warga Desa Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan menggelar aksi demostrasi penolakan rencana pelantikan Andili Duwila. Pelantikan itu sebelumnya diduga dinyatakan oleh Bupati Sula, Hendrata Thes lewat salah satu media pada Seinin, (31/05/2021) kemarin.

Dalam aksi itu, masa tak hanya menyampaikan aspirasi namun juga membakar ban mobil bekas dan  membantangkan spanduk penolakan rencana pelantikan Andili Duwila sebagai Kades Wainib. Selain itu warga juga membuat petisi penolakan yang ditandatangani oleh ratusan masa aksi tersebut.

Basri Umagapi, warga Wainib dalam orasinya mendesak Bupati Kepsul agar menarik pernyataan pelantikan tersebut. Warga juga mengancam jika bupati tidak menarik pernyataan dan melantik Andili Duwila, maka  masyarakat tidak segan-segan membakar Desa Wainib.

"Kami meminta bupati tidak membuat pernyataan yang dapat mengundang kemarahan warga. Pilkades yang sah adalah hasil di waktu perhitungan di desa bukan di kantor Kesbangpol," teriaknya, Selasa, (01/06/2021).

Dikesempatan yang sama,  Nasrun Umagap dalam orasinya menyampaikan bahwa proses Pilkades Wainib telah selesai di tingkat desa dan sudah terdapat surat keputusan BPD Wainib.

"Jadi bupati harus merujuk pada hasil keputusan BPD Wainib, bukan melakukan perhitungan ulang," trangnya Nasrun.

Hal senada, ditegaskan Ridwan Duwila, ia meminta agar Bupati Kepsul tetap melantik Arman Duwila sebagai pemenang pertama di Pilkades Desa Wainib yang sah sesuai hasil perhitungan suara di desa.

"Kami minta Bupati Kepsul segera lantik Arman," cetus Ridwan yang juga Ketua Tim pemenang Arman Duwila.

Penulis : Suhardi Umagapi
Editor   : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini