Besok, Majelis Persatuan Rakyat Sula Dideklarasikan

Editor: Admin author photo
Ketua Panitia Deklarasi MPRS (foto:ist) 

SANANA-Dipelopori para tokoh Pemekaran Kabupaten Kepulauan Sula, Majelis Persatuan Rakyat Sula (MPRS) Kabupaten Kepulauan Sula akan melakukan deklarasi perdana, Sabtu (17/07/2021).

Ketua Panitia pelaksana deklarasi MPRS, Nusri Umalekhoa kepada sejumlah awak media, Jum'at (16/07/2021) di sekretariat MPRS di Desa Waihama, Kecamatan Sanana mengatakan Deklarasi MPRS akan dilaksanakan besok jam 8 pagi.

"Kami fokuskan kegiatan di Desa Fatce, Kecamatan Sanana, depan Masjid Agung Al-Istiqomah Sanana. Kita akan menerapakan protokol kesehatan kepada setiap tamu yang datang di arena kegitan deklarasi itu, berupa tempat cuci tangan, handsanitizer dan masker," kata Nusri.

Terkait dengan tamu yang hadir pada acara deklarasi besok ini, Nusri menyebutkan, yang diundang itu termasuk sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Kepsul, mantan Wakil Bupati Kabupaten Kepsul tahun 2005-2010, Hi. Ridwan Syahlan, tokoh pemekaran Kabupaten Kepsul, Hatim Mayau, dan sejumlah tokoh-tokoh masyarakat lainnya dan Kepala Desa Fatce.

Lebih jauh, Nusri mengatakan, MPRS terbentuk karena inisiatif beberapa tokoh pemuda dan tokoh masyarakat termasuk salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Kepulauan Sula yakni Hatim Mayau, yang ingin mengembangkan potensi. 

"Dengan melihat kondisi Sula yang dianggap tidak mengalami perubahan sejak lama. Diharapkan nantinya MPRS mampu berkontribusi secara nyata dalam membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan masyarakat di Kepulauan Sula," ujarnya. 

Nusri bilang, MPRS akan mengawal kinerja pemerintahan yang saat ini dinilai belum maksimal.

"Kami tidak anti pemerintah, tetapi kami akan mengawal kinerja pemerintah. Jika menabrak aturan kami tetap lawan, jika tidak menabrak aturan kami tetap mendukung," tutupnya.(red:tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini