Curi Uang Puluhan Juta , Pemuda Asal Manado di Tangkap Polisi di Ternate

Editor: Admin author photo

Jumpa pers pengungkapan kasus pencurian di Ternate (dok.NT)

TERNATE - Seorang pemuda asal Manado, Sulawesi Utara, benisial AP alias Anas ditangkap tim Resmob Polres Ternate. Pria berusia 31tahun itu ditangkap lantaran mencuri uang puluhan juta di Toko Depot Beras Putra yang terletak di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. 

Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada menyebut, pelaku ditangkap dikediamanya di kelurahan Mangga Dua, Ternate Selatan pada Minggu, 25 Juli 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. 

"Saat ditangkap pelaku dalam keadaan tidur," ujar Aditya dalam jumpa pers di Mapolres Ternate, Senin, 26 Juli.

Aditya mengatakan,  pelaku merupakan mantan karyawan di Toko Depot Beras Putra tersebut. Menurutnya aksi nekat dilakukan pelaku itu atas dasar sakit hati karena dipecat dan sering dituding menggelapkan uang setoran beras saat masih bekerja.

“Selama berkerja sebagai sales sekaligus kolektor setoran konsumen, pelaku ini sering dituduh menggelapkan uang setoran beras,” jelas Aditya.

Aditya menyatakan, pengukapan kasus ini hasil dari tindaklanjut laporan korban atau pemilik Toko Depot Beras Putra bernama Sudirman (43 tahun) yang diadukan pada Minggu pagi 25 Juli sekitar pukul 10.00 WIT.

"Dari tangan pelaku, anggota mengamankan barang bukti uang tunai kurang lebih sebesarRp. 53 juta. Uang ini diambil dari kamar korban dan sebagian nya dimabil di laci kasir," katanya.

Aditnya menjelaskan, pencurian itu dilakukan saat toko dalam keadan sepi. pelaku sebelum melancarkan aksinya, ia mengambil satu buah kunci milik toko pada Sabtu 24 Juli. 

“Bersangkutan datang di toko pada Minggu 25 Juli sekitar pukul 08.00 WIT. 30 menit berselang, korban bersama istrinya keluar meninggalkan toko. Pelaku yang saat itu masih berada di sekitar toko langsung beregegas menuju toko lalu membuka pintu menggunakan kunci yang dicuri sebelumnya. Kemudian menuju kamar korban dan mengambil uang sebesar Rp.50 juta, dan Rp.3.608.000 diambil di meja kasir,” tandasnya.

Atas perkara ini pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman penjara Tujuh tahun penjara. (tim/red)



Share:
Komentar

Berita Terkini