Pemda Halteng Usul Hi Salahudin Jadi Pahlawan Nasional

Editor: Admin author photo
Penyerahan Dokumen Hi. Salahudin Sebagai Pahlawan Nasional kepada Ketua Tim Pengusul M. Ridha Adjam (foto/Ist)

WEDA- Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah untuk menjadikan Hi. Salahuddin Bin Talabuddin sebagai pahlawan nasional semakin membuahkan hasil. Ini ditandai dengan digelarnya rapat terkait Rencana pengusulan gelar Pahlawan Nasional kepada Hi Salahudin di Ruang Rapat kediaman Bupati bukit loiteglas. Sabtu (18/07/2021).

Rapat yang dipimpin sekertaris Daerah Yanto M. Asri, mengapresiasi kedatangan tim TP2GD Provinsi serta Yayasan The Tebings sebagai yayasan pengusul. 

" Saya mendorong kepada tim TP2GD Kabupaten agar dapat menyusun data-data baik data masyarakat, data otentik, data manuskrip dan data pendukung lainnya agar dapat segera disampaikan ke Tim TP2GD Provinsi," ucap Yanto M. Asri

Selaras disampaikan Ketua Tim Pengusul sekaligus Rektor Unkhair Dr. M.Ridha Adjam, M.Hum, dalam pertemuan malam ini Tim Pengusul menyampaikan prosedur pengusulan pahlawan nasional dari Tanah Fagogoru. 

"Kami menilai tokoh Hi Salahuddin ini adalah tokoh unik dan layak diusulkan sebagai Pahlawan Nasional karena Hi Salahuddin ini berasal dari masyarakat dan memiliki wawasan dan komitmen kebangsaan dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan yang sangat luar biasa," terang Ridha.

Ia juga membawa Tim peneliti serta tim pengkaji tokoh daerah yg kebetulan juga sebagai dosen di Unkhair. 

Dengan demikian Tim yang dibentuk Pemda Halmahera Tengah ini telah memenuhi persyaratan Undang-undang tinggal kami berharap komitmen Pemda untuk mensupport kerja baik dari Tim Penyusun dan Tim TP2GD Kab. Halmahera Tengah dalam menyiapkan naskah akademik yang didalamnya ada naskah biografi dan data-data pendukung yang harus dipenuhi.

"Kita berharap memang tokoh ini bisa dilengkapi dokumen dan naskahnya agar bisa diusulkan tahun depan." tutup Ridha.

Untuk diketahui Hi. Salahudin lahir di Desa Gemia, Kecamatan Patani Utara, ini merupakan tokoh pertama yang menancapkan merah putih di timur Nusantara dan bersama 3.000 pengikutnya melakukan perlawanan bersenjata di Patani menentang Penjajah Kolonial Belanda dan memaksa Tentara Angkatan Darat Belanda mengirimkan pasukannya dari ambon ke patani untuk meredam perlawanan beliau pada masa itu. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini