Soal Kasus OTT, Kejari Kepsul Menunggu Kelengkapan Berkas Perkara

Editor: Admin author photo
Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula. (Dok: Suhardi)

SANANA- Penanganan perkara kasus operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah pejabat di Pemkab Kepsul dan oknum anggota DPRD hingga saat ini belum naik ke meja persidangan. 

Kasus OTT ini berhasil diungkap Polres Kepsul pada 8 Juli 2017 silam. 

Pasalnya, penanganan perkara kasus OTT terkesan jalan ditempat. Usut punya usut, rupanya kasus ini masih mengendap di meja penyidik Polres Kepsul. 

Sementara pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepsul, beralasan masih menunggu kelengkapan berkas perkara dari penyidik Polres Kepsul.

Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kasi Intel Kejari Kepsul, Bagas Andy Setiyawan, kepada wartawan media ini, Jumat (9/7/2021).

Bagas menyampaikan bahwa kasus OTT. Pihaknya telah mengembalikan berkas perkara ke Polres Kepsul, karena terdapat kekurangan pada berkas perkara, sehingga perlu di penuhi oleh penyidik Polres Kepsul.

“ Berkasnya kami kembalikan sejak Tahun 2019 lalu, untuk diberikan petunjuk material dengan P19 untuk segera dilengkapi oleh penyidik Polres Sula" kata Bagas.

Dikatakan Bagas, pengembalian berkas perkara ke Polres Kepsul disertai juga dengan beberapa petunjuk yang wajib dipenuhi.

Jika petunjuk berkas perkara telah di penuhi seluruhnya oleh pihak Polres Kepsul, maka dipastikan kasus tersebut dinyatakan lengkap.

"Jadi kami hanya menunggu itu, namun sampai sekarang  berkas itu belum di tanggapi oleh pihak polisi, untuk dikembalikan lagi kepada kami,” bebernya.

Kasus OTT Tahun 2017 itu melibatkan 7 orang, kata Bagas.

Dalam perkara ini melibatkan mantan Kepala Dinas PU Kepsul, inisial IK, Kepala Dinas Perhubungan Kepsul, berinisial MU, Kabid Laut dan Udara Dishub Kepsul, inisial L dan Staf Sekretaris DPRD Kepsul, inisial YU.

Sementara Kasat Reskrim Polres Kepsul, Iptu Aryo Dwi Prabowo belum bisa dikonfirmasi wartawan hingga berita ini diturunkan. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini