Akademisi: Kasus OTT 2017 Menentukan Reputasi Polres Kepsul dan Kejari Sanana

Editor: Admin author photo
 Amirudin Yakseb, Akademisi STAI Babusalam Sula (istimewa)

SANANA - Kasus Operasi Tangkap (OTT) Tahun 2017 terus menggelinding bak bola salju. Tak heran kasus ini  menjadi sorotan akademisi. Alhasil, penanganan perkara ini yang melibatkan sejumlah pejabat di Pemkab Kepsul terkesan jalan ditempat.

Meskipun perkara ini sudah P-19 atau pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi dari Kejaksaan Negeri Sanana ke penyidik Polres Kepsul sudah berlangsung sebanyak 8 kali berturut-turut.

Tetapi hal itu sangat disayangkan akademisi STAI Babussalam Sula, Amirudin Yakseb. Ia mengatakan penanganan perkara kasus OTT belum mendapat titik terang dalam waktu yang begitu lama.

“ Justru kasusnya hanya bolak-balik dari Kejaksaan Sanana ke Polres Sula, karena tidak memenuhi unsur,” tandas Amirudin Yaskeb, Ketua Jurusan Syariah STAI Babussalam Sula kepada wartawan, Selasa (10/82021).

Jika kalau kasus tersebut tidak memenuhi unsur, ungkap Amiridin, kenapa oknum (pelaku-red) dari kasus OTT tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan. Itu artinya, kata Amirudin, syarat tertentu telah dipenuhi.

" Apabila terdapat perbedaan penafsiran dalam menentukan pasal yang diterapkan, harus diadakan gelar perkara, guna memastikan kejelasan kasus OTT ini,” pungkasnya.

Dia menyarakan, dua lembaga penegak hukum selalu berkoordinasi dalam menyeriusi penanganan kasus tersebut, karena reputasi kedua lembaga tersebut ditentukan dari kasusi ini. Nah, apabila tidak terpenuhi unsur, maka hentikan saja kasus ini, kata Amirudin.

Lebih lanjut dikatakan Amirudin, berkaitan dengan pemberitaan mengenai P-20 yang dilayangkan oleh Kejari Sanana  ke penyidik Polres Kepsul hal ini yang cukup memprihatinkan.

Dalam ketentuan KUHAP, penuntut umum memiliki wewenang untuk melakukan prapenuntutan, apabila ada kekurangan dalam penyidikan, sebab kasus ini pernah menarik perhatian publik di Kabupaten Kepsul saat itu, tutupnya. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini