Polres Sula Maraton Ungkap Kasus Dugaan Ijazah Palsu Milik Kades Baleha, Ini Langkah Polisi

Editor: Admin author photo

ilustrasi ijazah (istimewa)

SANANA – Polres Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara maraton melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan ijazah palsu milik Kepala Desa, Baleha, Arifin Ahmad.

Mempercepat pengungkapan kasus tersebut, pekan depan polisi bakal mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Diknas) Kepulauan Sula, untuk meminta keterangan terkait status ijazah SMA milik Arifin Ahmad.

Hal tersebut ditegaskan Ps. Kanit Tipidter, Satreskim Polres Kepulauan Sula, Zulkifli Umamit begitu disambangi Nusantaratimur.com di kantornya, Senin (30/08/2021).

Zulkifli mengungkapkan, sebelumnya, penyidik telah mendatangi Dinas pendidikan Provinsi maluku Utara di Sofifi, Tidore Kepulauan dalam rangka memastikan daftar 8355 terkait data peserta yang mengikuti ujian paket.

"Namun kami tidak dapat daftar 8355. Kami lalu diarahkan ke dinas pendidikan sula karena datanya ada disitu. Sebelumnya kami sudah cek di Dinas Pendidikan Kabupaten Sula,  dan itu tidak ada data tersebut," ujar Zulkifli.

Atas dasar itu, lanjut dia, pihaknya akan mendatangi Dinas Pendidikan Sula, untuk meminta membuat keterangan dalam rangka memastikan bahwa pengguna ijazah itu benar-benar tidak ikut serta dalam ujian paket di tahun 2010.

Setelah dibuatkan keterangan dari dinas pendidikan, kata Zulkifli, pihaknya melakukan gelar perkara. Selanjutkan  kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Dan setelah naik sidik baru gelar perkara sekali lagi untuk menentukan tersangkanya," tandasnya. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini