PT. Semen Tonasa Rusaki Jalan Warga, Ini Tanggapan Wawali Tikep

Editor: Admin author photo

 

Sumber foto liputan 6. Gambar ilustrasi
TIDORE- Aktivitas bongkar muat semen milik PT Semen Tonasa Unit pengantongan di Desa Oba, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara membuat masyarakat mengeluh dimana aktivitas tersebut berkaitan dengan kendaraan operasional yang merusak jalan umum. 

Hasanudin Fabanyo salasatu Warga Kecamatan Oba Utara saat di temui Wartawan media ini Munggu (1/8/2021) menyatakan bahwa kerusakan jalan akibat dari beban kendaraan yang mengangkut semen ke gudang Distributor di wilayah Oba Utara.

"Akibat beban dan banyaknya muatan semen sehingga merusak jalan umum di sejumlah Desa diantaranya Desa Garujou, Somhode, Oba dan Akekolano karena pihak PT Tonasa tidak memiliki jalan selaku perusahan BUMN, " ungkapnya. 

Dia menyebutkan bahwa kendaran milik perusahaan tersebut sangat besar dan tidak pas untuk dilewati di jalan warga. 

Sementara itu , pihak PT Semen Tonasa melalui koordinatornya Mardiana Magori ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan sejumlah jalan umum yang dilalui kendaraan pengangkut semen, namun pihaknya dan Distributor telah bersama-sama memperbaikinya. 

"Belum ada jalan khusus untuk kendaraan karena realisasi berdasarkan kesepakatan jalan khusus dibangun Pemerintah provinsi Maluku Utara sebelum perusahan masuk akan tetapi belum dilakukan," terang Mardiana. 

Mardiana bahkan menegaskan, kerusakan jalan bukanlah kesalahan PT semen tonasa dengan alasan kendaraan itu milik dua Distributor yang berada di Kelurahan Guraping dan Desa Durian, soal banyaknya semen yang diangkut pihak perusahan mengeluarkan sesuai kebutuhan Distributor, 

"Saya tegaskan armada pengangkut milik Distributor bukan perusahan,’’ ungkapnya dengan nada tegas. 

Lebih lanjut, Mardian mengungkapkan bahwa permasalahan ini sudah di dengan pemerintah provinsi dan masih menunggu surat mengenai angkutan yang menyebabkan kerusakan,’’ tambahnya.

Secara terpisah ,Wakil Wali kota Tidore Muhammad Sinen selaku Pemerintah kota Tidore ketika dikonfirmasi terkait keluhan warga Oba Utara ini ia menyatakan akan membicarakan keluhan warganya dengan pihak perusahan dalam waktu dekat agar lebih tertib melakukan pengangkutan yang sesuai dengan standar dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 

Ia bahkan menegaskan, akan mengkroscek kebenaran keluhan warganya bilamana terdapat fakta-fakta kelalaian perusahan maupun Distributor maka akan direkomendasikan ke pihak wewenang untuk menertibkan. 

"Pemerintah daerah akan mempertanyakan masalah ini kepada perusahan dan Distributor karena apapun alasannya beban muatan ada aturannya jika sudah melebihi itu pelanggaran , pemerintah daerah akan melihat langsung pemuatan semen di sana," tegas Muhammad Sinen. (Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini