Warga Lingkar Tambang di Halteng, Keluhkan Sampah dan Polusi Udara

Editor: Admin author photo
Sampah berserakah di jalan raya (foto/Takdir)

WEDA- Hampir dua tahun sampah yang berserakah di salah satu desa lingkar tambang ini sudah menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap dan  menyekat. Hal diungkapkan Ali Malik warga Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa (31/8).

Tak hanya bau sampah yang mengancam warga, kata Ali Malik, polusi udara juga dirasakan masyarakat, disebabkan  lumpur di jalan raya yang di bawa oleh kendaraan PT IWIP berhamburan di jalan sepanjang desa, mulai dari Desa Lokulamo, Woibulen, dan Desa Lelilef Sawai. 

“ Kalau hujan kami tidak bisa sholat di mesjid, akibat lumpur di jalan raya terlalu tebal dan kalau panas debu yang ada di sekitaran itu sampai jarak 100 meter dan sampai masuk ke rumah warga,” bebernya.

Dia juga berharap Pemkab Halteng dalam hal ini dinas terkait agar dapat mengambil langkah tegas untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan sampah dan polusi udara yang terjadi di desa lingkar tambang ini, pungkas Ali. (di/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini