Dishut Malut Gelar Pelatihan SIG Berbasis Android dan Drone

Editor: Admin author photo
Peserta pelatihan SIG yang digelar Dinas Kehutanan Provinisi Maluku Utara (Foto/Adi)

TERNATE- Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan   pelatihan dasar/In-House Training, pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) Berbasis Android dan Drone yang dilaksanakan lantai II di Sahid Bela Hotel Ternate, Senin (06/9/2021).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara H. M. Syukur Lila mengatakan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan nasional, maka informasi geospasial semakin dibutuhkan oleh seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Indonesia.

Dikatakan Syukur Lila, banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan mempelajari sistem informasi Geografis (SIG) ini, selain dalam hal pemetaan. SIG juga mempunyai peran penting untuk membantu mengidentifikasi sumber daya alam, pengelolaan pasca bencana, pengidentifikasian masalah SS dan okupasi kawasan hutan, pengelolaan persetujuan dan perizinan sektor kehutanan, hingga dalam hal penentuan kebijakan pembangunan kehutanan yang semakin rumit dan kompleks.

Informasi geospasial beserta kegiatan penyelenggaraannya dari hulu sampai dengan ke hilir di dalamnya termasuk kegiatan survei dan pemetaan semakin memegang peranan penting. Perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian adalah beberapa diantaranya. 

“ Informasi geospasial sangat berguna sebagai salah satu pendukung utama pengambilan kebijakan dalam rangka mengoptimalkan pembangunan di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan ketahanan nasional, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam, penyusunan rencana tata ruang, perencanaan lokasi investasi, penentuan garis batas wilayah, kata Syukur. 

Mengingat, kata Syukur Lila, negara Indonesia khususnya Provinsi Maluku Utara berada di dalam wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang rawan terhadap terjadinya pelanggaran bidang kehutanan, maka kebutuhan terhadap informasi geospasial juga menjadi suatu kebutuhan yang primer.

Syukur menyebutkan, kebutuhan akan pengetahuan dan teknis untuk membuat sistem informasi geografi yang semakin berkembang pesat tersebut tanpa dibarengi oleh tenaga-tenaga profesional yang mampu membuat sistem informasi tersebut akan menjadikan semuanya menjadi sia-sia. 

“ Hal inilah yang menjadi dasar bahwa kita semua membutuhkan adanya pelatihan Sistem Informasi Geografi yang bertujuan untuk mencetak tenaga-tenaga Handal dalam hal konsep dan pengoperasian sistem informasi geografi yang nantinya dapat diaplikasikan dengan berbagai kebutuhan sektor kehutanan,” kata Kadishut.

Pelatihan dasar SIG ini dikemas dalam bentuk In-House Training untuk seluruh ASN lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara yang ingin mengasah kemampuan GIS, baik teman-teman yang belum pernah mengenal SIG sama sekali maupun peserta yang sudah mengenal SIG namun membutuhkan pendalaman materi terkait dengan pemetaan yang baik dan benar.

“ Besar harapan saya serta juga seluruh unsur panitia dan para pejabat eselon yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan kita bersama ini, agar para peserta dapat memanfaatkan momentum ini, dengan bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian pelatihan ini, dapat mengambil ilmu dan keilmuan dari para pemateri”. Harapnya.

Pelatihan ini dalam rangka dengan peningkatan SDM dalam pemetaan. 

“ Jadi pemetaan ini berbasis android dan drone, sementara kegiatan ini pula di laksanakan mulai tanggal 4 hingga 10 September 2021,” tambah Kepala Bidang Dishut Malut, Isram Abdu. 

Khusus di Maluku Utara baru beberapa orang saja yang memiliki dan mengetahui aplikasi tersebut, sementara Android dan Drone baru saja diterapkan di Maluku Utara dan terus dikembangkan, ucap Isran. (Adi/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini