Dukungan Penuh STQN di Sofifi, Pemkot Tikep Dapat Apresiasi Dari Pemprov Malut

Editor: Admin author photo
Pertemuan pemkot tikep dala membahas kelancaran STQN (red-tim) 


TIDORE - Dalam rangka mensukseskan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQN) tingkat Nasional yang berpusat di Sofifi pada tanggal 16-25 Oktober 2021, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi dan termikasih atas dukungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia STQN Provinsi Maluku Utara, Salmin Junaidi, Ia merasa terharu dan bangga saat melihat komitmen Walikota Tikep, Ali Ibrahim dan Wakil Walikota, Muhammad Sinen, yang begitu serius, cepat dan peduli terhadap kesuksesan STQN. 

"Waktu pelaksanaan kegiatan STQN ini sudah tidak terlalalu lama, akan tetapi semangat dan kemauan besar pak Wali dan Pak Wakil bersama Masyarakat sangat luar biasa. Saya selaku ketua Panitia tentu memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Walikota dan Wakil Walikota Tikep," ungkapnya, 

Dalam pertemuan bersama dengan Walikota, Wakil Walikota, Para pimpinan SKPD lingkup Pemkot Tikep, Kepala-Kepala Desa/Lurah, Camat dan Instansi vertikal lainnya, yang berpusat di Kantor Camat Oba Utara, Sabtu, (25/9/21)

Menyikapi hal tersebut, Walikota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim, mengatakan, untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan STQN yang berskala Nasional itu, semua Kepala-Kepala Desa, Lurah, Camat, BRI, Bank Mandiri, BPD Maluku Utara, dan BNI yang ada di Sofifi, telah diarahkan untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dalam hal pemasangan umbul-umbul (Bendera pelangi). Bahkan BRI, Bank Mandiri, BPD, BNI, dan Pemilik Hotel maupun Penginapan di Sofifi, diminta untuk ikut menyumbangkan umbul-umbul yang telah didesaign khusus oleh Panitia.

"Umbul-umbul yang dipasang ini harus satu jenis dan itu akan didesaign oleh Panitia, jadi kami dari Pemkot meminta agar Pemprov Malut dapat mencetak sebanyak 2.500 umbul-umbul untuk diberikan kepada Kepala Desa/Lurah di wilayah Oba Utara, guna di pasangan di depan rumah warga dan disepanjang jalan lokasi kegiatan. Selain itu, saya juga telah menginstruksikan BRI untuk membantu mencetak umbul-umbul sebanyak 50 buah, BPD 50 buah, BNI 50 buah, dan Bank Mandiri 50 Buah. Sementara pemilik hotel dan penginapan masing-masing sebanyak 25 buah," tuturnya. 

Selain dari itu, Kepala-Kepala Desa/Lurah yang berada di Kecamatan Oba Utara, beserta Camat, diminta untuk berpartisipasi aktif dalam melakukan pembersihan dilingkungannya masing-masing. Untuk PLN, diminta agar dalam pelaksanaan STQ lampu yang berada di areal Sofifi tidak boleh sampai padam. 

"Kalau dari SKPD telah diarahkan untuk memaksimalkan tugasnya mulai dari DLH yang akan fokus pada kebersihan, Dinas Perhubungan fokus pada transportasi laut dan darat, Satpol PP untuk pengamanan, dan Dinas Kesehatan untuk menangani pasien covid, dan itu fasilitas beserta tenaganya akan diperbantukan melalui Puskesmas Galala, jadi SKPD-SKPD di Tidore dan Provinsi, nantinya akan saling berkordinasi untuk saling melengkapi," tandasnya. 

Senada disampaikan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dia bilang, pelaksanaan STQ Tingkat Nasional di Sofifi, merupakan tanggungjawab bersama, sehingga perlu dilakukan sinergitas dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, sehingga tidak perlu saling menyalahkan. 

"Hajatan ini, adalah hajatan Nasional, dan Tidore merupakan Tuan Rumah, olehnya itu kita harus menanamkan rasa kepedulian atas pelaksanaan kegiatan ini yang dimulai dari hati kita masing-masing, karena baik buruknya STQN ini kedepan tergantung pada kesiapan kita hari ini," ujarnya. 

Untuk itu, lelaki yang berkapasitas sebagai Ketua DPD PDIP Malut ini, akan berkantor di Sofifi selama persiapan maupun berlangsungnya kegiatan STQN, guna memastikan kesiapan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. 

"Gubernur telah meminta kepada saya dengan pak wali agar, saat ini kami berdua bisa secara bergiliran berkantor di Sofifi, minimal dua hari sekali. Namun melalui pertemuan ini, saya sampaikan bahwa Walikota mungkin akan memantau perkembangan STQ dua hari sekali, namun saya akan berkantor di sofifi mulai saat ini sampai berakhirnya kegiatan STQ, bahkan SKPD-SKPD terkait yang diberi peran dalam kegiatan ini, saya minta juga harus berada di Sofifi," tegasnya.(Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini