GMNI: Komisi III dan Inspektorat Malut Tak Punya Taring

Editor: Admin author photo


Maskur J. Latif, Ketua DPD GMNI Malut

TERNATE- Kasus dugaan pencatutan nama Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba patut dipertanyakan. Pembentukan tim investigasi untuk menelusuri kasus tersebut hanya isapan jempol belaka terhadap Inspektorat.

Justru sebaliknya, Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara yang dinakhodai Zulkifli Umar terkesan mati suri dalam menangani dugaan kasus yang melilit nama YB selaku Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Maluku Utara. Hal itu diungkapkan Ketua DPD GMNI Provinsi Maluku Utara, Maskur J. Latif melalui rilisnya kepada media ini, Selasa (28/09/2021). 

“ Penanganan dugaan kasus pencatutan nama gubernur tidak menunjukkan progres semenjak pembentukan tim investigasi. Ironisnya, berbagai persepsi buruk pun disematkan  kepada inspektorat,” pungkas Maskur.

Semestinya ungkap Maskur, inspektorat selaku lembaga pengawas internal mampu menjawab persoalan ini. 

“ Apalagi masalah ini cukup serius karena melibatkan pejabat teras dilingkup Pemprov yang mengatasnamakan orang nomor satu di Maluku Utara. Ini sangat berbahaya,” cecarnya.

Ketua GMNI Maluku Utara ini, Justru menilai Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara terlihat mendiamkan kasus ini. Padahal wakil rakyat memiliki fungsi pengawasan. Bahkan tidak punya taring dan takut kepada Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman Provinsi Maluku Utara.

“Kasus ini cukup serius dan harus diselesaikan segera mungkin, sehingga ada efek jera. Kasus ini masuk ranahnya penipuan dan penyuapan, dan itu masuk tindakan pidana. Apalagi ada oknum pejabat, sudah tentu menabrak etika dan harus diberi sanksi tegas, kata Maskur. 

Dirinya pun telah mengantongi beberapa bukti fisik yang berkaitan dengan dugaan kasus pencatutan nama Gubernur Maluku Utara, tambahnya.

Untuk itu, Ketua GMNI Maluku Utara mendesak gubernur segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Provinsi Maluku Utara dari jabatan.

“Ini soal harga diri dan martabat Abdul Gani Kasuba sebagai kepala daerah,” tutupnya. (Tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini