Pemkot Tikep Bantu Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Editor: Admin author photo

 

Abdurahim Achmad, Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan

TIDORE- Pemkot Tidore Kepulauan salurkan bantuan kepada warga korban kebakaran dan angin puting beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan.

Dikatakan Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahim Achmad bahwa bantuan yang diberikan ini mewakili Walikota dan Wakil Walikota untuk dapat membantu para korban bencana untuk dapat memperbaiki  rumah yang rusak.

“ Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dalam memperbaiki rumah mereka,” ungkap Abdurahim.

Rahim menambahkan, untuk warga korban kebakaran terdapat sebanyak tiga orang yang berasal dari Kelurahan/Desa yang berbeda diantaranya Naria Muhammad, Kelurahan Dokiri, Syukur Habib, Desa Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, dan Daud Ishak warga Kelurahan Tosa, Kecamatan Tidore Timur. 

Sementara untuk warga korban bencana angin puting beliung terdapat sebanyak 11 orang yang tersebar di tiga kecamatan, diantaranya Kecamatan Tidore terdiri dari Safril Kene, Kelurahan Tambula, Amina Do Soleman, Kelurahan Soasio, Sawal Salam, Kelurahan Gurabunga, Suwanno dan Saban Gurabati, Kelurahan Tuguwaji,

Kecamatan Tidore Selatan, terdiri dari, Jafar Senuk dan S Dukomalamo Kelurahan Toloa, Maskur Hamisi, dan Sukur Habib Kelurahan Dokiri. Dan di Kecamatan Oba Utara, terdapat Irwan Hasan, Kelurahan Sofifi, ditambah dengan satu Sekolah Dasar (SD) Bukit Durian, yang diterima oleh Amina Adam.

"Bantuan ini bersumber dana Tak Terduga yang melekat langsung di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), jadi kalau ada masyarakat yang terdampak bencana, mereka tinggal melaporkan ke kami selaku instansi teknis melalui Kelurahan/Desa, kemudian kami akan proses sebagaimana arahan Walikota dan Wakil, jadi sebelum bantuan diserahkan kami akan menurunkan Tim untuk melakukan pengecekan dan menghitung kerugian yang dialami," jelasnya. 

Abdurrahim menyebut, dengan melihat cuaca yang tidak menentu dan bencana yang datang tanpa diduga. Ia berharap pada tahun 2022 mendatang, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Kota Tidore Kepulauan dapat meningkatkan nilai anggaran untuk penanggulangan bencana Daerah, sehingga sewaktu-waktu terjadi bencana, Pemerintah telah siap untuk mendorong bantuan kepada Masyarakat. 

"Kalau kita lihat situasi saat ini, potensi bencana yang kerap terjadi itu di daratan Oba khususnya di Kecamatan Oba dan Oba Selatan, terkait dengan banjir, begitu juga di Kecamatan Tidore Timur yang kerap terjadinya longsor," jelasnya. (Aidar)


Share:
Komentar

Berita Terkini