AJP Kecam Dugaan Pelecehan 17 Siswi di SMA Motoling

Editor: Admin author photo
Adrian Jopie Paruntu (AJP) Anggota DPR RI Fraksi Golkar Komisi X (Foto/Istimewa)
MINSEL- Adrian Jopie Paruntu (AJP) Anggota DPR RI dari fraksi Golkar - Sulawesi Utara mengecam dugaan pelecehan seksual oknum guru terhadap 17 Siswi di SMA 1 Motoling, Kamis (14/10).

Anggota Komisi X DPR RI yang bergerak di bidang Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga, Perpustakaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini sangat mengecam keras dugaan tindakan pelecehan seksual oleh oknum guru berinisial MT terhadap 17 muridnya sendiri.

AJP mengatakan apa yang dilakukan oknum guru itu sangat memcoreng dunia pendidikan di Kabupaten Minsel. Pasalnya, seorang guru yang harusnya menjadi pelindung serta pengayom bagi muridnya, justru merusak masa depan si murid dengan melakukan perbuatan asusila.

"Saya menyayangkan kejadian tersebut terjadi justru dilakukan gurunya di sekolah. Seharusnya guru memberi teladan, bukan justru menjadi setan bagi masa depan anak didiknya. Yang lebih mencengangkan, korbannya bukan hanya satu melainkan 17 muridnya," kata AJP.

Politisi Golkar ini meminta aparat penegak hukum memberi hukuman seberat-beratnya terhadap oknum guru MT.

"Mengingat para korban masih dibawah umur, kita tau bahwa pelaku bisa dijerat UU tentang perlindungan anak. Saya akan dorong Polres untuk tidak main-main mengusut kasus ini. Pelaku harus dipastikan dihukum sesuai aturan yang ada. Pecat sekalian dari lingkungan Pemda setempat," tegasnya.

Diketahui, Kemarin Rabu/13 Oktober/ 2021 Polres Minsel telah menetapkan MT oknum guru SMA 1 Motoling sebagai tersangka dalam kasus ini. MT sendiri dijerat dengan dengan pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Tim)
Share:
Komentar

Berita Terkini