BLT Warga Ditahan, Kades Waiu Sebut Inspektorat Minta Kembalikan ke Kas Daerah

Editor: Admin author photo
Ilustrasi blt

SANANA- Kepala Desa (Kades) Waiu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fahrul Kedafota, menahan Bantuan Langsung Tunai atau BLT 5 orang warga setempat.

Menyikapi hal tersebut, Kades Waiu, Fahrul Kedafota, saat ditemui nusantaratimur.com, Senin (25/10/2021) menyatakan, total warga yang menerima BLT di Desa Waiu sebanyak 41 orang. Dari 41 orang hanya 5 orang warga yang BLT nya di tahan.

Ia beralasan, dirinya tidak menyerahkan BLT kepada 5 orang warga, karena mereka berada di luar daerah Kabupaten Kepulauan Sula.

"Mereka berada di luar daerah, mereka tidak berada di Desa Waiu, makanya kami berikan BLT nya," ungkapnya.

Lanjut Fahrul, dia menyebut, BLT warga yang di tahan, pihaknya sudah membuat rapat dengan masyarakat, namun tidak ada yang memberikan masukan terkait dengan warga yang BLT belum diberikan.

"Seng (tidak) ada yang kase masukan terkait warga penerima BLT yang sementara berada diluar daerah. Cuman dong (mereka) mengeluh, mereka tidak ada di kampung, dan tidak pernah kerja bakti terus dapat BLT terus," ucap Fahrul.

Dikatakannya, sesuai hasil konsultasi ke Inspektorat, keputusannya, 5 orang warga yang tidak diserahkan BLT nya, agar segera dikembalikan ke kas daerah.

"Saya sudah perintahkan bendaharan untuk besok, Selasa (26/10/2021) hari ini, agar uangnya dikembalikan ke kas daerah," tegas Fahrul.

Sebab, kata Fahrul, Selama ini, setiap menerima BLT, 5 orang warga itu selalu diwakili. Karena mereka berada di luar daerah.

"Akhirnya kita tahan, karena 5 orang yang menerima BLT ini, ada yang di manado dan ada yang di ambon," tandasnya. (Red-tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini