Mediasi Batas Desa, Wabup Halteng Minta Selesaikan dengan Kepala Dingin

Editor: Admin author photo
Bupati Halteng bersama warga masyarakat Desa Waleh dan Fritu. (Foto/Takdir)

WEDA-  Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani mengambil langkah untuk melakukan mediasi sengketa batas desa antara Desa Waleh dan Desa Fritu, pada wilayah Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (14/10/2021).

Mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Inspektorat, Kepala Bagian Pemerintahan, Sekretaris Bapelitbangda, Sekretaris Dinas PMD, Camat Weda Utara, Kepala Desa Waleh dan Fritu, BPD serta perwakilan tokoh-tokoh masyarakat dari dua desa. 

Wabup sendiri di hadapan perwakilan masyarakat meminta supaya masalah ini diselesaikan dengan kepala yang dingin, tidak saling memprovokasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan gesekan di lapangan.

“ Saya minta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak sampai menimbulkan konflik antara kedua desa,” tegas Wabup.

Dia menyebutkan, perbedaan pendapat itu terjadi, karena tidak terbangun komunikasi yang baik dari kedua desa, sehingga harap kedepan pemerintah desa harus lebih aktif berkoordinasi kalau ada masalah seperti ini, tukasnya.

Kesepakatan yang ditanda tangani kedua desa tersebut antara lain, (1) bahwa batas administrasi desa Fritu dan desa Waleh, kecamatan Weda Utara tidak bergeser dari yang sudah disepakati sebelumnya, berdasarkan koordinat yang telah ditetapkan pada tahun 2006, (2) bahwa penegasan batas desa akan secepatnya difasilitasi oleh pemerintah daerah bersama pemerintah kecamatan dan desa, (3) bahwa masyarakat yang akan dan telah melakukan kaplingan dan atau berkebun perlu di inventarisasi dan ditertibkan oleh masing-masing pemerintah desa Waleh dan desa Fritu, sehingga penguasaan lahan tersebut memiliki legitimasi administrasi di desa, (4) bahwa pemerintah desa bertanggungjawab untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi ke masyarakat masing-masing sehingga menjamin wilayah desa tetap kondusif.

Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Desa Waleh Hi. Amir menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang begitu cepat merespon untuk melakukan mediasi keinginan masyarakat.

“ Alhamdulillah masalah tapal batas ini dapat diselesaikan dengan baik,” kata Amir. (dir/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini