Pengelolaan APBD Murni Amburadul di Pemerintahan FAM-SAH

Editor: Admin author photo

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), bongkar pengelolaan APBD Murni 2021 amburadul di Pemerintahan Bupati Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati Haji Saleh Marasabessy (FAM-SAH)

SANANA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), bongkar pengelolaan APBD Murni 2021 amburadul di Pemerintahan Bupati Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati Haji Saleh Marasabessy (FAM-SAH). 

 Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula , Kadir Sapsuha saat dikonfirmasi sejumlah awak media menegaskan, dimana, penyerapan APBD Murni sampai memasuki bulan Oktober 2021 seharusnya progres sudah mencapai 80 persen, Senin (11/10/2021).

"APBD murni pada Oktober 2021 sebetulnya kegiatan fisik itu sudah mencapai 80 persen, kami dari DPRD usai pembahasan APBD Perubahan, kami melihat pada KUA PPAS, pada saat itu progres untuk pengelolaan anggaran APBD Murni 2021 baru mencapai 37,52 persen,"ungkapnya. 

Politisi Partai Amanat Nasional itu menuturkan, saat pembahasan APBD-P 2021 dirinya melihat pada Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), pihaknya menemukan pengelolaan APBD Murni 2021 baru mencapai 37,52 persen. 

"Persoalan ini kami dari DPRD sangat menyesal, karena di tahun-tahun sebelumnya pembahasan APBD-P pada tahun sebelumnya kami sudah melihat penyerapan APBD Murni progresnya sudah mencapai 57 persen,"tegasnya.

Tambah Kadir, paling lambat progres penyerapan APBD Murni tahun sebelumnya, setelah memasuki bulan september sudah mencapai 57 persen.

 "September penyerapan APBD Murni sudah mencapai 57 persen, kemudian paling cepat di bulan Juli penyerapan APBD murni sudah mencapai 57 persen,"sambungnya.

Progres pekerjaan fisik di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan APBD Murni Tahun Anggaran (TA) 2021 baru mencapai 10 persen.

"Pemerinatah harus memaksimalkan penyerapan APBD Murni 2021, apabila tidak memaksimalkan akan berpengaruh pada DID dan DAK 2022," tutup Kadir.

Share:
Komentar

Berita Terkini