Vaksinasi Massal untuk Pelajar, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sukses Digelar

Editor: Admin author photo

 

Kadikbud Malut bersama Kabinda, Wakapolda dalam pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan di SMA Negeri 10 Kota Ternate, Selasa (12/10)
TERNATE- Acara vaksinasi massal untuk pelajar, pendidik dan tenaga kependidikan yang bekerja sama antara Badan Intelijen Daerah (BINDA), Polda dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Dinas Kesehatan dan Pemkot Ternate berjalan lancar dan sukses.

Dikatakan Kadikbud Malut, Drs. Imam Makhdy Hassan, ancaman COVID-19 sampai saat ini belum berakhir, kita semua harus lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Salah satu bentuk ikhtiar yang kita lakukan adalah upaya percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity yang ditargetkan 70% secara nasional atau 181,5 juta penduduk, ungkap Imam Makhdy kepada wartawan di SMAN 10 Kota Ternate, Selasa (12/10/2021).

Lebih lanjut Imam Makhdy mengatakan, untuk mencapai target tersebut, program percepatan vaksinasi di daerah harus didukung oleh semua pihak termasuk di dunia pendidikan, sehingga selaras dengan program vaksinasi nasional.

Mengingat, program percepatan vaksinasi tahap I  pada satuan pendidikan bagi pelajar, pendidik dan tenaga kependidikan jenjang SMA, SMK dan SLB yang dilakukan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara target vaksinasi 10.000 pelajar, pendidik dan tenaga kependidikan pada minggu pertama telah melaksanakan vaksinasi lebih dari 2.500 yang tersebar di 10 Kab/Kota.

Hal ini dapat dilaksanakan atas kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelaksanaan vaksinasi pada hari ini yang bertempat di SMA Negeri 10 Kota Ternate, dapat terlaksana atas kerja sama Badan Intelijen Daerah, Polda Malut, Dinkes dan Pemkot Ternate serta dukungan kepala sekolah dan keluarga besar SMAN 10 Kota Ternate.

" Saya sangat mengapresiasi acara ini, dan menyampaikan terima kasih atas peran dan kontribusi  semua pihak yang telah membantu dalam percepatan vaksinasi pada satuan pendidikan, sebagai salah satu upaya penanganan pandemi COVID-19,” kata Imam Makhdy.

Dengan kerja sama yang baik ini, kiranya perlu terus dilakukan sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi lintas sektor yang sangat strategis antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

“ Saya berharap kerja sama ini perlu dilanjutkan dan ditingkatkan serta diperluas. Untuk satuan di pendidikan di Kabupaten/Kota se- Provinsi Maluku Utara yang masih rendah cakupan vaksinasinya. Semoga program ini bisa contoh oleh lembaga lain untuk bersama-sama ambil bagian atau peran dan memberikan kontribusinya dalam penanganan pandemi covid-19 khususnya, dan untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat pada umumnya, sehingga pembelajaran tatap muka penuh pada satu pendidikan dapat segera terwujud,” pungkasnya.

Sementara Wakapolda Malut, Brigjen Pol Eko Para Setyo Siswanto pada saat diwawancarai mengatakan vaksinasi ditingkat SMA ini adalah ranahnya Dikbud berkerjasama dengan Polda dan jajaran Polres  melaksanakan vaksinasi terhadap siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate.

“ Alhamdulillah beberapa sekolah dibawa naungan Dikbud Provinsi sudah mulai aktif mengajak siswa dan adik-adik mulai baksin, mudah-mudahan target kita Maluku Utara tercapai dan untuk sekarang baru 26 persen mudah-mudahan meningkat,” ujarnya.

Dikatakan Wakapolda, dari target 9.500 sekian, baru 170 ribu. “ Ini masih jauh dengan adanya adik-adik SMA ini vaksin maka akan menambah capaian vaksinasi kita. Dan itu akan menuju ke herd immunity menuju 70 persen dari jumlah penduduk kita 1 juta jiwa di Maluku Utara,” kata Eko. (tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini