Wabup Halteng Sebut PT IWIP Langgar Peruntukan Ruang Kawasan Industri

Editor: Admin author photo
Wakil Bupati Halteng, Abd. Rahim Odeyani. (Foto/Ist)

WEDA- Rencana PT IWIP melakukan pembebasan tanah di Kecamatan Weda Utara hingga  Kecamatan Weda Timur ditanggapi oleh Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani. 

Pihaknya mendapat informasi ada rencana pembebasan tanah dari pemerintah desa dan masyarakat. Bahkan dikatakannya sudah ada beberapa desa sudah dilakukan pengukuran. 

Meski begitu, Wabup menyesalkan sikap PT. IWIP yang tidak koordinasi ke Pemerintah Daerah setempat.

“ Mestinya rencana pembebasan tanah oleh pihak perusahan harus koordinasi dengan pemerintah daerah. Ini tidak, kok tiba-tiba sudah dilakukan pengukuran,” kata Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani kepada nusantaratimur.com, pada Senin (18/10/2021).

Dia menambahkan, pada prinsipnya Pemerintah Daerah mendukung kawasan industri yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Akan tetapi soal pengembangan industri, seharusnya  pihak perusahan harus berkoordinasi dengan Pemda supaya pembebasan tanah tersebut sesuai dengan RTRW dan tidak menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat.

“ Pembebasan tanah dua kecamatan sudah melanggar peruntukan ruang untuk kawasan industri yang telah ditetapkan dalam RTRW,” ungkapnya.

Dikatakan Wabup, perlu diketahui peruntukan ruang untuk kawasan industri itu meliputi wilayah Kecamatan Weda Tengah dan sebagian Kecamatan Weda Utara. 

“Jadi PT IWIP tidak boleh seenaknya melakukan pembebasan tanah. Apalagi sampai keluar dari kawasan industri yang diberikan pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, pemerintah daerah sudah mengambil langkah dengan menghentikan seluruh rencana pembebasan tanah yang dilakukan PT IWIP di dua kecamatan tersebut. 

Untuk itu ditegaskannya, mulai sekarang perusahan harus menghentikan seluruh aktivitas pengukuran maupun sosialisasi tentang pembebasan tanah.

“ Tanah itu jangan dijualbelikan, karena ke depan masyarakat bisa hidup setengah mati, masyarakat harus manfaatkan tanah itu kehidupan mereka,” tukasnya.

Wabup pun mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlena dengan informasi pembebasan tanah hingga memunculkan konflik satu pihak dengan pihak lain hanya  karena berebut tanah. 

“ Saya berharap tanah-tanah produktif yang ada di Weda Utara dan Weda Timur diolah masyarakat sebagai lumbung pertanian dan perkebunan,” tutupnya. (dir/red)


Share:
Komentar

Berita Terkini