MGMP Halut Resmi di Lantik

Editor: Admin author photo
Drs. Imam Makhdy Hassan saat melantik pengurus MGMP Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (26/11)

HALUT-  Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA dan SMK Kabupaten Halmahera Utara resmi dilantik oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan, pada Jumat (26/11/2021) sore tadi.

Imam Makhdy mengatakan pelantikan pengurus MGMP Kabupaten Halmahera Utara sangatlah penting karena MGMP sebagai wadah atau himpunan para guru, memegang peranan strategis untuk meningkatkan dan memperkuat kompetensi guru melalui diskusi dan pelatihan. Peran utamanya adalah untuk memfasilitasi guru dalam bidang studi yang sama dalam bertukar pendapat dan pengalaman. 

Tak hanya itu, keberadaan MGMP ini sangat diharapkan dapat membantu memberikan solusi yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan di Maluku Utara, khususnya pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan sumber daya manusia khususnya bagi tenaga guru untuk lebih profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya ke depan. MGMP diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru. Atas nama Pemerintah Daerah.

“ Selaku Kepala Dinas sangat apresiasi dan mendukung sepenuhnya kerja sama dalam wadah MGMP ini. Saya menilai bahwa wadah ini memiliki nilai positif dan strategis serta sebuah langka maju bagi dunia pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara,” harap Imam Makhdy.

Pada kesempatan itu pula Kadis Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan kepada pengurus MGMP yang baru dilantik harus membangkitkan semangat guru untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan belajar mengajar dalam rangka peningkatan diri sebagai guru.

Selain itu, mendiskusikan permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari cara penyelesaian yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, guru, kondisi sekolah dan lingkungan serta membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan keilmuan dan IPTEK, kegiatan pelaksanaan kurikulum, metodologi, sistem evaluasi sesuai dengan mata pelajaran yang bersangkutan dan saling berbagi informasi dan pengalaman dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, classroom action research, referensi, dan kegiatan profesional lainnya yang dibahas bersama-sama serta menjabarkan dan merumuskan agenda reformasi sekolah (school reform), khususnya focus classroom reform, sehingga berproses pada reorientasi pembelajaran yang efektif, kata Imam Makhdy.

Lanjut Kadikbud, menurutnya guru memiliki peran kompetensi yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas pendidikan dan pengajaran. Guru yang profesional akan tercermin dalam pelaksanaan pengabdian tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian baik dalam materi maupun metode. Salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah melalui responsi. Peningkatan profesionalisme melalui responsi dilakukan dalam bentuk suatu interaksi secara formal atau informal yang biasanya dilakukan melalui berbagai interaksi seperti pendidikan dan latihan, seminar, lokakarya, ceramah, konsultasi, studi banding dan forum-forum lainnya. 

“ Responsi ini dapat ditunjang, apabila guru berada dalam suatu wadah interaksi sesama guru yang memiliki latar belakang dan tugas,  wadah tersebut adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). MGMP merupakan suatu wadah kegiatan profesional bagi para guru mata pelajaran yang sama pada tiap jenjang pendidikan di tingkat kabupaten/kota yang terdiri dari sejumlah guru dari sejumlah sekolah. MGMP diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru,” tutupnya. (Tim/Red)



Share:
Komentar

Berita Terkini