PT Iwip Di Nilai Tidak Prioritas Anak Daerah

Editor: Admin author photo
Wakil Bupati Saat di Wawancara Awak Media. 

Weda- Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah meminta kepada PT IWIP agar harus ada evaluasi kepada Tenaga Kerja yang ada di perusahaan tersebut. 

"Karna kalau penempatan Tenaga kerja lokal kita hanya pada posisi tempat-tempat yang flow manajemen ini menurut wakil Bupati Halteng dampaknya belum terlalu baik, " terang Wakil Bupati Halteng Abd. Rahim Odeyani saat di konfirmasi oleh Nusantaratimur. Rabu, (03/11/21) 

PT IWIP harus berpikir untuk tenaga kerja asal lokal dari di Maluku Utara khususnya di Halmahera Tengah itu harus di promosi di level-level middle manajemen. 

"Sehingga mereka yang lagi memiliki skil dan SDM itu tidak lagi berada di pekerja-pekerja yang buru kasar dan lain sebagainya," pintanya. 

Wakil Bupati Halteng Abd. Rahim Odeyani juga meminta kepada PT IWIP dan kementerian agar harus lebih memperhatikan dampak lingkungan yang ada di Halteng khususnya di kawasan industri. 

Karna menurut Abd. Rahim Odeyani Kawasan Industri ini adalah program pemerintah pusat tapi bukan program pemerintah daerah, di mana program ini di canamkan oleh Presiden Jokowidodo yang di tuangkan dalam RPJMN bahkan RKP tahun 2022, tetapi ia membaca RKP Pemerintah Pusat ini masuk dalam program nasional namun penganggarannya itu di biayai oleh swasta menurut Abd. Rahim Odeyani ini yang tidak terlalu sempurna. 

Ia juga minta kepada Kementrian terkait agar harus lebih memperhatikan kawasan industri yang ada teluk weda, sehingga program-program mereka di Kementerian terkait itu juga bisa di dorong ke Halmahera Tengah dalam rangka untuk mendukung kawasan industri yang di tetapkan oleh Presiden, seperti Kementerian PUPR yang mendesain programnya sehingga bisa masuk di Halteng cukup luar biasa. 

"Misalnya ruas jalan Weda-Sage dan Sagea-Patani yang sementara lagi di kerjakan," ungkapnya. 

Lanjutnya mengatakan tetapi di Kementerian lain programnya belum terlihat seperti Kementrian Pertanian, Kementrian Perikanan, Kemudian Kementrian Perdagangan bahkan Kementrian Pendidikan soal bagaimana percepatan infrastruktur terhadap lembaga pendidikan Politeknik itu yang harus di percepat. 

"Sehingga kita bisa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan kita siapkan untuk di kirim dan di tempatkan bisa bekerja di PT IWIP untuk menduduki posisi middle  Manejmen tadi," paparnya. 

Serta program pemerintah pusat ini pertama harus di dukung oleh seluruh Kementrian lembaga maupun pemerintah provinsi, seharusnya pemerintah provinsi jangan membiarkan pemerintah Daerah Halmahera Tengah ini berjalan sendiri. 

"Tetapi mungkin lewat pemerintah provinsi bisa memfasilitasi dan mediasi pemerintah kabupaten Halmahera Tengah kepada Pemerintah Pusat agar program-program mereka yang tersebar di seluruh lembaga Kementrian dan lembaga terkait lainnya itu bisa di dorong ke Halteng supaya program dan cita-cita pa Jokowi untuk menetapkan kawasan industri di Halteng itu bisa tercapai," Pungkasnya (red-tim). 

Share:
Komentar

Berita Terkini