Tingkatkan Kompetensi Siswa, Kemenag Malut Gelar AKMI

Editor: Admin author photo

 

Rahdi Anwar, Kepala Seksi Kurikulum Sarana Kelembagaan Kesiswaan KSKK, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, saat meninjau langsung aktualisasi program AKMU di Salah Satu MIN. 

Maluku Utara-Mindaklanjuti Program Kementerian Agama dalam menggelar Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) secara serentak. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara langsung gerak cepat. 

Rahdi Anwar, Kepala Seksi Kurikulum Sarana Kelembagaan Kesiswaan KSKK, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara mengatakan program ini upaya Kemenag untuk terus meningkatkan kompetensi siswa di Madrasah yang berlangsung dari 8 - 20 November 2021. 

Lanjut Rahdi mengatakan program ini mengukur kompetensi siswa madrasah pada Literasi membaca, Numerasi, Sains, dan Sosial Budaya (Moderasi Beragama) sebagai data diagnostik untuk tindaklanjut perbaikan pembelajaran di madrasah. 

"Hasil assesmen ini juga berfungsi untuk mendiagnosis kompetensi siswa, bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu kompetensi siswa, serta bahan perbaikan mutu pembelajaran di madrasah," sebut Rahdi. 

Rahdi menuturkan prgram AKMI di laksanakan dengan menggunakan dua model. "Program ini berbasis komputer, dengan dua model yakni secara online penuh (siswa mengerjakan soal secara online langsung pada server pusat) dan secara semi online (siswa mengerjakan soal secara offline pada server madrasah, selanjutnya jawaban siswa dikirim oleh operator madrasah secara online ke server pusat)," terang Rahdi. 

Dok Istimewa. 

"Alhamdulillah untuk kanwil kemenag provinsi Maluku Utara sukses menyelenggarakan AKMI," ungkap Rahdi. 

Rahdi juga menyebut ada 15 MIN dan MIS di malut yang ikut AKMI. 

1. MIN 2 MOROTAI

2. MIS Hi. ACHMAD SYUKUR

3. MIS AGUNG SABALA

4. MIS ANGKASA AURI

5. MIS NURUL HAYAT TOTODOKU

6. MIS AL-BAHRI DAEO

7. MIS AL ABROR

8. MIS AL MUKHAJIRIN

9. MIS DARUL JANNAH MOTI

10. MIN 3 MOTI

11. Mis Integral Hidayatullah

12. MIN 1 Tidore

13. MIS. Tomalou

14. MIS NURUDDIN MARIKURUBU

15. MIS Al -Maarif. 

Ia berharap Hasil AKMI nantinya jadi referensi dalam mengintervensi perbaikan pembelajaran maupun intervensi kebijakan lainnya, termasuk kebijakan penguatan moderasi beragama dan karakter sosial budaya siswa madrasah. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini