"Mama Lo Baba" Manifestasi Pembangunan Gerakan Ekonomi Di Malifut

Editor: Admin
Foto bersama (sumber:istimewa) 

Oleh 

Muhlis Tapi Tapi

Wakil Bupati Halmahera Utara

Apresiasi pemerintah kabupaten Halmahera Utara, atas terselenggaranya pembangunan masjid At-Taqwa dan Rest Area Di Malifut. 

Halut- Pembangunan Mesjid At-Taqwa Malifut yang diikuti dengan pembangunan Rest Area di badan jalan trans Halmahera, memberi tantangan baru, saya menyadari betul dalam perubahan sosial masyarakat, dibutuhkan tantangan-tantangan baru yang dapat mengerakkan masyarakat, dengan pola itu akan hadir inisiatif-inisiatif uang tumbuh di tengah masyarakat, lihat contoh Pertamina ketika masih monopolistik pengelolaanya menjadi kumuh tapi ketika hadir kompetitor baru Pertamina harus dipaksa berbenah jika tidak akan kalah. 

Dalam konteks Inilah Pak Frans dan saya berkomitmen mendorong banyak inisiasi masyarakat agar tumbuh bersama, yang kita kenal dengan Babari, sebagai modal sosial menuju perubahan yang akan di raih bersama. 

Model babari bangun mesjid dan rest area masyarakat Malifut, telah memberi energi baru bagi pembangunan keagamaan dan ekonomi yang merakyat.

Kita membutuhkan sebuah gerakan pemulihan ekonomi dan sosial yang di Motori masyarakat desa melalui BUMDes, yang akan mengisi kegiatan ekonomi di Rest Area Malifut untuk melayani perjalanan warga di lintasan Halmahera.

Gerakan ini yang saya sebut dengan gerakan Mama Lo Baba, yang di Motori oleh warga makayoa atas kecintaan mereka pada orang tua dan pembangunan berkelanjutan sebagai ekstafet pembangunan oleh generasi muda yang mencintai Mama Lo baba termanesfestasi dari peletakan batu pertama mesjid dan rest area di Malifut. (**) 

Share:
Komentar

Berita Terkini