PDI-P Malut Gelar Vaksinasi Massal

Editor: Admin author photo
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Maluku Utara bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Tidore Kepulauan menggelar Vaksinasi Massal penangan Covid-19 dan Pembagian sembako terhadap masyarakat.

TIDORE- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Maluku Utara bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Tidore Kepulauan menggelar Vaksinasi Massal penangan Covid-19 dan Pembagian sembako terhadap masyarakat.

Kegiatan Vaksinasi massal ini berpusat di Kantor Desa Wama Kecamatan Oba Selatan Kota Tidore Kepulauan, Selasa (28/12/2021) pagi tadi. Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara Muhammad Sinen dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Vaksinasi Massal yang di lakukan oleh PDI Perjuangan Provinsi Maluku Utara dan PDIP Kota Tidore Kepulauan ini juga bekerja sama dengan pihak TNI/Polri dan Pihak Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan pemerintah Kacamatan. 

"Perlu saya sampaikan bahwa kemarin-kemarin ketika saya hadir sebagai Wakil Walikota dan pada hari ini saya hadir menggunakan seragam berwarna merah dengan lambang moncong putih ini bukan kampanye," jelas Erik. 

Ia memperjelas lagi bahwa vaksinasi ini partai mana saja bisa bekerja sama dengan pemerintah. "Kebetulan pada hari ini di tengah-tengah masyarakat Oba Selatan ini PDIP, dan partai kami mulai dari pusat sampai ke kabupaten/kota itu di instruksikan harus memberikan perhatian dan perlindungan terhadap masyarakat terkait dengan vaksinasi," terang Wakil Walikota Tikep itu. 

Lanjut Muhammad Sinen mengatakan, Untuk Kota Tidore Kepulauan, Presentasi Vaksinasi masih sangat kecil itu termasuk kecamatan Oba Selatan, dan untuk kecamatan Oba Selatan Desa Wama masih sangat terendah. "Perlu saya sampaikan bahwa vaksinasi ini merupakan program pemerintah yang di mulai dari pusat sampai ke tingkat daerah dengan tujuannya untuk melindungi masyarakat dari wabah covid-19," ungkap Ayah Erik Sapaan Akrab Muhammad Sinen. 

Ia juga mengingatkan vaksinasi ini tidak masalah, karena sekarang ini program pemerintah ini harus vaksinasi, kalau bapak/ibu tidak mau vaksin berarti bapak/ibu tidak bisa keluar kemana-mana, bahkan tidak mau divaksin kegiatan apa saja di Desa maupun Kecamatan tidak bisa akan membutuhkan surat sekecil apapun terkecuali sudah mempunyai kartu vaksin baru pemerintah Desa bisa melayani.

"Maka pada hari ini PDIP dengan kepedulian terhadap masyarakat, karena masyarakat ini bagian dari partai PDIP, karena partai PDIP adalah partai wong cilik atau partainya rakyat kecil maka kita datang dengan sejumlah tenaga dengan adanya sedikit bantuan beras untuk masyarakat di Oba Selatan, ini sekedar memberikan semangat dan motivasi, dengan adanya bantuan beras ini bukan nilai tukar dari vaksinasi tapi ini sekedar sedekah dari PDIP dengan adanya kemauan masyarakat untuk datang vaksin bersama-sama dengan pemerintah Kota Tidore Kepulauan," tandasnya. 

Wakil Walikota dua periode ini juga mengharapkan, Untuk masyarakat Oba Selatan untuk sampaikan kepada keluarga, anak maupun suami dan Istri yang belum vaksin saya memohon agar datang untuk divaksin.

"Kalau bapak/ibu tidak mau divaksin sama saja bapak/Ibu menolak program pemerintah, karena kita menolak program pemerintah konsekuensinya pembiayaan Desa juga akan di potong oleh pemerintah pusat, olehnya itu sekali lagi saya meminta agar masyarakat kecamatan Oba Selatan agar datang untuk divaksin," tutup Erik. (Aidar).

Share:
Komentar

Berita Terkini