13 ASN di Pecat, Sekda Halsel Bela Usman Sidik

Editor: Admin

 

Sekda Saat di wawancara (red:tim) 

HALSEL, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan  Provinsi Maluku Utara, melalui Sekretris Daerah (Sekda) Saiful Turuy, mengatakan bahwa pemberhentian 13 Aparatur Sipil Negara  di lingkup Pemkab Halsel, sudah berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku. 

Saiful mengatakan kebijakan bukan atas keinginan atau kebijakan Bupati H. Usman Sidik, hal ini perlu diluruskan agar publik tahu sebab saat ini yang ada dipikiran masyarakat bahwa pemberhentian 13 ASN tersebut dilakukan oleh Bupati.

"Jadi saya mau sampaikan bahwa pemberhentian 13 Pegawai Negeri Sipil ini bukan Bupati yang memberhentikan, tapi aturan dan prosedurlah yang memberhentikan mereka. Sebab mereka lalai mengikuti aturan baik UU maupun PP itu," ujar. Sekda Saiful Turuy kepada wartawan, Selasa (11/01/2021) Pukul 17:16 WIT. 

Saiful mengatakan jadi 13 ASN yang di berhentikan 10 diantaranya adalah yang tidak lagi berstatus sebagai PNS.

"Sebab hingga tahun 2014 lalu belum mendaftar dalam proses Pendataan Ulang PNS atau PUPNS, akibatnya nama ke 10 ASN tidak lagi terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN) sehingga harus dipecat," ungkapnya. 

Bahkan Saiful menambahkan sedangkan 3 orang lainya yakni, Abd Rahman Muhammad, Munawir Husen dan Irma Taha Assagaf melakukan pelanggaran disiplin. 

"Mereka tidak pernah masuk kantor mulai dari 3 tahun hingga 6 tahun, selain itu mereka juga pernah mendapat sanksi dari KSN, sanksi PP 53 hingga penurunan pangkat, Jadi sanksi yang diberikan ini berdasarkan ketentuan bukan atas kemauannya Bupati," tutup Saiful. (Il) 

Share:
Komentar

Berita Terkini