Robek SK Mutasi, Sanksi Kode Etik Menanti Sekda Halsel

Editor: Admin

  

Sekda Halsel

HALSEL- Tim Investigasi kasus perobekan Surat Keputusan (SK) Riski Trindiani telah menemukan titik temu terkait pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Saiful Turuy. Dimana ia mengakui telah merobek SK mutasi Kiki salah seorang ASN di Pemkab Halsel.

Akibat tindakan itu, Sekda Halsel bakal dikenakan sanksi kode etik. 

Ketua Tim Investigasi, Dr. Muamil Sunan pada saat dikonfirmasi nusantaratimur.com, Senin (3/1/2022), melalui via WhatsApp. Ia mengatakan, tim investigasi telah melakukan tugas sesuai dengan tupoksinya. 

Lanjut Muamil, berdasarkan  keterangan saksi. Bahkan Sekda sendiri juga mengaku telah merobek SK dimaksud.

“ Hasilnya, semua saksi mengakui ada perobekan SK yang terjadi di kantor inspektorat  dan Sekda membenarkan dirinya   telah merobek SK mutasinya Kiki,” terang Muamil.

Alasan Sekda merobek SK itu, kata Muamil, karena sudah ada SK yang ditandatangani Bupati sehingga otomatis SK pertama gugur secara hukum,” bebernya.

Ketika wartawan menyentil persoalan dugaan adanya hubungan asmara antara Sekda Halsel dan Kiki. Muamil mengatakan, tim investigasi hanya mengidentifikasi soal perobekan SK.

Karena, ada dua Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Pemkab Halsel dengan nama yang sama. Nah, sejauh ini tim investigasi masih mendalami persoalan itu.

“ Tim masih mendalami kenapa bisa terbitnya dua SK,” pungkas Muamil.

Untuk itu, perobekan SK yang dilakukan Sekda Halsel Saiful Turuy sudah jelas melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pasti akan dikenakan sanksi.

“ Kita tim masih diskusi terkait rekomendasi yang nantinya diserahkan ke Bupati untuk dijadikan dasar SK bupati, yang jelas sikap Sekda merobek SK telah melanggar kode perilaku etik ASN,” tegas Muamil. (IL/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini