Pemprov Malut Tahun ini Lunasi Utang Pihak Ketiga

Editor: Admin

 

Kepala BKPAD Malut, Dr, Ahmad Purbaya

SOFIFI- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara, Dr. Ahmad Purbaya mengatakan sangat optimis menyelesaikan utang pihak ketiga senilai Rp 139 miliar tahun ini.

“ Harus dibayar, sebab pihak ketiga sudah menyelesaikan pekarjaan dengan baik,” kata Ahmad Purbaya kepada media ini, Jumat (18/2/2022).

Menurut Ahmad Purbaya, jumlah utang Pemprov terhadap pihak ketiga tersebar di beberapa dinas yang paling besar nilainya, yakni Dinas PUPR senilai Rp. 68 miliar, dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman senilai Rp. 20 miliar, disusul tertinggi ketiga yaitu Biro Kesra Rp.11 miliar. Sementara sisanya terdapat di masing-masing OPD.

“ Jadi jumlah utang pihak ketiga itu juga termasuk bawaan dari tahun 2020. Olehnya itu akan tetapi diselesaikan, sehingga tahun akan datang tidak ada lagi utang kepada pihak ketiga,” tutur Kaban Keuangan.

Kendala belum dibayarkan utang pihak ketiga, kata Ahmad Purbaya, disebabkan dinas bersangkutan belum mengajukan laporan pertanggung jawaban ke BPKAD. Atas catatan ini Purbaya mengingatkan seluruh bendahara dinas agar tahun ini lebih disiplin menyampaikan laporan pertanggungjawab.

“Ikthiar ini dikarenakan tidak ada lagi pencairan-pencairan SPJ-nya yang belum masuk, apalagi untuk utang pihak ketiga. Kita di keuangan selalu siap selsaikan (semua utang) tahun ini, namun setiap pengajuan (pencairan) harus ada review inspektorat sehingga ada dasar untuk pembayaran,” pungkasnya. (red/adv)

Share:
Komentar

Berita Terkini