Ini Tanggapan Elang Soal Sikap DPD Partai Golkar Halteng

Editor: Admin

Edi Langkara | Wasekjen DPP Partai Golkat
WEDA- Edi Langkara (Elang) menanggapi dengan santai terkait rekomendasi DPD II Partai Golkar Kabupaten Halmahera Tengah yang tidak mengusulkan diri sebagai calon kepala daerah pada Pilkada 2024.

“ Rekomendasi DPD II Partai Golkar Halmahera Tengah itu biasa saja,” ungkap Edi Langkara kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Sebab menurut Edi Langkara, sistem di partai golkar  untuk merekrut para calon  berdasarkan survei.

“ Jadi saya tidak kaget, tapi biarkanlah itu berproses walaupun nama saya tidak di masukkan, tetapi tidak masalah bukan berarti ada pilihan partai lain tidak,” ungkapnya. 

Apalagi ketegangan kita bersama dengan kader itu soal biasa, namanya juga adalah proses dinamika politik. “  Jadi itu adalah hal biasa,” cetus Elang.

Meski begitu, Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar ini berharap spirit sesama kader selalu terbangun dalam koridor yang sistematis supaya kita tidak jadi liar dalam memainkan peran-peran proses politik di partai golkar.

“ Saya yakin partai golkar itu dewasa dan semua akan dibetulkan karena seluruh kader itu punya ruang yang sama tergantung elektabilitasnya,”

“ Meskipun saya di rekomendasi, tetapi kalau saya survei tidak bagus. Maka sama saja, tetapi kalau survei saya bagus meskipun tidak di rekomendasi tetap juga di perintah menggunakan kendaraan golkar dan saya tetap optimis, sebab optimis itu soal biasa karena politik itu tidak boleh pasif tetap optimis jangan pasif atau jangan pesimis apalagi,” kata Edi.

Dia juga berencana memanggil seluruh pengurus DPD II Partai Golkar Halmahera Tengah untuk berkonsolidasi. 

“ Jika kalau pengurus DPD II Partai Golkar Halmahera Tengah tidak membutuhkan Elang sebagai Wasekjen DPP Partai Golkar berarti itu salah besar,” cetus Elang.

Semestinya  mereka dengan asumsi-asumsi politik yang tidak boleh di pengaruhi oleh orang lain.

“ Bagi saya dengan pengurus DPD II Partai Golkar itu mungkin euforia dan  ada tekanan dari pihak lain, tetapi saya menganggap mereka wajar pantas mengikuti pikiran dari orang lain itu karna mereka tidak punya kuasa yang lebih. Sehingga wajar hal itu terjadi, dan saya tidak pernah merasa kecewa. Saya tetap optimis sebab sistem  itu tidak seperti itu,” tutupnya. (dir/red) 


Share:
Komentar

Berita Terkini