Kuasa Hukum Karlin Piga Temui HRD PT. ARA, Ini Yang Di Bicarakan

Editor: Admin
Suasana pertemuan 

Wasile, Sikap tidak persuasif di tunjukan oleh PT. Alam Raya Abadi (ARA) Dkk yang di mana dalam pemberitaan sebelumnya telah ada pemalangan jalan objek sengketa lahan dari penggugat Karlin Piga yang di lakukan pada. Sabtu (11/03/22) kemarin. Namun baru sehari di palang, portal tersebut di buka oleh pihak perusahaan. Atas tindakan ini kuasa hukum Karlin Piga, Ishak Raja langsung menemui HRD PT. ARA untuk membicarakan hal ini. 

Ishak dalam pertemuan itu mengatakan aksi yang di lakukan kliennya kemarin tidak mengganggu aktivitas perusahaan. 

"Saya sudah sampaikan, tolong jangan mengganggu aktivitas perusahaan, kedua jangan sampai mengganggu alat produksi dan ketiga jangan sampai terganggu orang yang ada di lokasi tersebut," ungkap Ishak. Diruang kerja HRD. PT. ARA. Sabtu (12/03/22). 

Lanjut, Ishak mengatakan kliennya telah menempuh jalur hukum di pengadilan maka pihak perusahaan harus melihat juga hak-hak klien kami yang sedang dia perjuangkan. 

"Saya sudah bilang tolong sampaikan dengan secara arif dan santun bahwa ini sedang dalam proses hukum maka aktivitas perusahaan harus di hentikan," pintanya

"Pak mahrin selaku penanggung jawab perusahaan tolong di tarik dulu alat sementara dari lokasi dan boleh lakukan operasi di lokasi yang lain yang tidak berhubungan hukum dengan objek sengketa," sambung Ishak. 

Tidak hanya itu Ishak bilang ia dan klienya sangat menghargai setiap proses hukum yang sedang berjalan. 

"Kami sangat menghargai perusahaan, jadi perusahaan juga harus menghargai klien saya dan dalam aksi kemarin pun tidak ada niat untuk mengacaukan perusahaan, tapi perusahaan harus menghargai hak klien kami yang sedang kami perjuangkan itu perlu di junjung tinggi," tandasya. 

Bahkan Ishak sedikit menyentil terkait kasus hukum sengketa lahan yang sedang berjalan. 

"Dari semua saksi yang telah di periksa, terbukti tidak ada yang di dalam gugatan, ternyata keterangan saksi sangat lemah dan Semua telah termuat dalam gugatan," Pintanya lagi. 

Diakhir pertemuan terakhir Perusahaan harus mempertimbangkan matang matang, jujur saja banyak hal yang janggal dari perkara ini, namun kami tetap normatif. 

"Kami apresiasi PT. ARA karena juga telah meningkatkan taraf ekonomi di sekitar perusahaan, tapi di sisi lain ada hak orang lain. Ada hal hal yang perlu di benahi," Imbuhnya. 

Sementara itu Mahrin selaku HRD PT. ARA akan menyampaikan kepada pimpinan PT. ARA. Dia bilang jika dari kemarin penyampaiannya seperti ini, dia juga bisa sampaikan ke pimpinan. "saya bisa komunikasi kan dengan pimpinan. 

Supaya tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan. Cuma yang saya sangat sayangkan saya di telepon dan saya di maki maki.. "Permasalahan ini juga telah saya komunikasikan dengan kuasa hukum perusahaan," tangkis Mahrin.

Share:
Komentar

Berita Terkini