PW PGMNI Malut Siap Dukung Kebutuhan Guru Madrasah

Editor: Admin

 

Ketua PW PGMNI Maluku Utara, Jisman Majid (sumber:istimewa) 

Jakarta- Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) kembali menyapa guru madrasah di bagian Indonesia Timur. Perjumpaan akademis dengan mengusung kegiatan Webiner dengan Tema PGMNI bangkit, Guru Madrasah sejahtera. Kamis (17/03/22) melalui via Google Meet. 

Ketua Wilayah PGMNI Provinsi Maluku Utara, Dr. Jisman Majid, S.Ag. M.PdI kepada media ini usai webinar mengatakan kegiatan ini dilakukan oleh Panitia Lokal Yakni Dr. Lukman Tamhir, M.Pd, Ketua Panitia dan Sidik Limatahu, S,Ag sebagai sekretaris. 

Menariknya dari kegiatan ini di buka langsung oleh ketua umum pengurus Besar PGMNI, H. Heri Purnama dengan jajaran pengurusnya. 

Lanjut, Jisman mengatakan kegiatan ini tujuan utama meningkatkan kualitas guru madrasah, meningkatkan kualitas pelayanan guru di madrasah, dan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. 

Bahkan ini juga bagian dari sosialisasi PGMNI di Kalangan Guru Madrasah di Maluku Utara. "Silaturahim ini di lakukan kepada para guru dari semua jenjang pendidikan mulai dari Raudhatul Athfal sampai dengan Madrasah Aliyah, baik itu dari pegawai negeri maupun swasta," ungkapnya. 

Tidak hanya itu, Jisman bilang kegiatan tadi di ikuti 74 peserta dari Maluku Utara sebab dalam kegiatan itu ada tiga provinsi yang ikut dalam kegiatan ini, diantaranya Maluku Utara, Maluku, dan Provinsi Papua. 

Jisman mengatakan bahwa dalam webinar itu Ketua Umum H. Heri Purnama mengatakan bahwa PGMNI adalah organisasi profesi yang harus diikuti oleh para guru madrasah di Indonesia karena akan menjembatani semua kebutuhan guru. 

"Ini adalah organisasi profesi yang harus di ikuti oleh setiap guru yang ada di Indonesia, Selain sebagai organisasi profesi PGMNI juga bagian dari penghimpunan kekuatan berusaha meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas, serta mendorong aspirasi para guru ke pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun daerah," ungkap Jisman mengutip ucapan Ketua Umumnya itu. 

Karena bagi Jisman pelaksanaan pendidikan khususnya pada peningkatan kesejahteraan guru bukan hanya guru guru umum dari dinas terkait saja, tapi melihat secara keseluruhan kebutuhan guru di daerah daerah khusunya di Maluku Utara. 

"Tidak ada dikotomi antara guru di diknas dan kemenag. Beliau akan berusaha semaksimal mungkin di pemerintah pusat, agar dana pendidikan 10% di kementerian pendidikan dan ristekdikti di maksimalkan juga untuk guru guru madrasah dalam memenuhi kebutuhan mereka di madrasah," tandas Jisman. 

Lebih lanjut Jisman mengatakan PW PGMNI punya program yang akan di lakukan ke depan bermuara pada meningkatkan kualitas guru madrasah, meningkatkan kualitas pelayanan guru di madrasah, dan meningkatkan kesejahteraan guru. Serta kerja sama dengan dinas terkait dalam hal kesejahteraan guru madrasah. 

Tidak hanya itu ia juga mengatakan guru madrasah di seluruh Maluku Utara sebanyak 6340 Guru, baik negeri maupun swasta yang tersebar 424 Madrasah di semua jenjang lembaga pendidikan madrasah yang ada di kabupaten Kota. 

"Jadi Jumlah guru sebanyak ini perlu ada dukungan moril maupun materil dari Pemda. Jika hanya di dukung dari kementerian Agama, maka dari aspek kesejahteraan tidak berimbang. Antara upah yang di terima dengan beban kerja. Apalagi guru honorer yang di gaji dengan 250 ribu perbulan," beber Jisman. 

Ia bilang kolaborasi semua pihak dan campur tangan diperlukan dalam membicarakan kesejahteraan guru. 

Sebagai ketua PW PGMNI Maluku Utara Ia juga berpesan untuk para guru madrasah di Maluku Utara untuk tetap komitmen dengan tugas tugas pokok yang bagian dari kewajiban. 

"Tetap menjaga, kekompakan, dan terus meningkatkan kualitas kerja, demi mencerdaskan anak bangsa di Maluku Utara. Karena dengan kualitas terjaga maka akan melahirkan siswa yang berkualitas yang bisa berkompetisi di era globalisasi saat ini," tutup Jisman. (Red/tim) 

Share:
Komentar

Berita Terkini