Sweeping Sopir Angkot, Organda Halteng Geram

Editor: Admin

 

 Rajif Kahar Wasekum DPC Organda Halteng

Weda- Ulah sweeping dari sopir angkot yang tergabung dalam Organda Sofifi beberapa hari kemarin dengan membongkar penumpang Weda yang akan berangkat ke loleo, bertempat di Desa Lola Kec. Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada ju'mat kemarin memicu bentrok antara masyarakat loleo dengan Sopir angkot Sofifi, Minggu 27/03/2022.

Menyesalkan kejadian itu, Rajif Kahar Wasekum DPC Organda Halteng angkat bicara ia merasa bingung dengan kesepakatan yang terkesan membuat sopir Weda di kucilkan. 

"Saya bingung dengan teman-teman keinginan Organda Sofifi, kami kemarin sudah sepakat ijin trayek. Sopir angkot dari luar Halteng harus masuk dan turunkan penumpang di terminal Weda. Kami juga sadar ketika membawa penumpang ke loleo terus ada yang hendak ke Sofifi. Kami akan balik dengan mobil kosong, tidak muat penumpang. Lalu apakah salah kami muat penumpang sampai di loleo, itu tujuan penumpang tidak bisa kami paksa," ungkap Rajif. 

Selain itu Rajif menjelaskan soal portal Moreala dan Kilo Tiga yang ada di Kota Weda, itu sebagai bentuk pantauan ke supir angkot dari luar halteng yang tidak patuh pada ijin trayek agar menurunkan penumpang ke terminal kota Weda, ketika kedapatan supir yang nakal mereka hanya diarahkan ke terminal. "Jadi tidak benar jika ada pembongkaran penumpang di dua portal yang ada di Kota Weda," terangnya. 

Mengomentari sikap Ayah Erik selaku Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Rajif mengatakan tidak pantas seorang wakil walikota mengeluarkan bahasa-bahasa provokatif, ingat jauh sebelum pemindahan Ibu Kota Kabupaten ke Weda. Orang Weda dan orang Tidore memiliki tali persaudaraan dan kebersamaan yang begitu kental. 

"Dalam kasus ini kami sangat memikirkan nasib masyarakat yang hari ini sudah menggantungkan hidup di dermaga loleo", tegas lelaki kelahiran Tidore itu. 

Diketahui bentrok yang terjadi di loleo Minggu pukul 14:30 WIT itu, bermula ketika sopir angkot Sofifi setelah selesai melakukan sweeping di Lola mereka menuju loleo dan mengusir supir angkot yang berasal dari Organda Weda. Hal ini membuat masyarakat loleo geram terutama ibu-ibu yang jualan di dermaga loleo. (Dir)

Share:
Komentar

Berita Terkini