Vaksinasi Saat Puasa, Kapolres Minsel : Fatwa MUI Vaksin Tidak Membatalkan Puasa

Editor: Admin
Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Haryanto, S.IK (Foto/Ist)

MINSEL- Program Vaksinasi dosis ke III atau Booster di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus digencarkan. Tercatat sejauh ini Kabupaten Minsel telah melakukan vaksinasi booster berjumlah 13.165 orang atau 8,61 persen.

Sementara di Polres Minsel, masih tetap dibuka gerai vaksinasi booster. Dilain sisi program vaksinasi saat bulan Ramadhan, menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Sebagian masyarakat menganggap bahwa vaksin dalam keadaan berpuasa, akan membatalkan puasa itu sendiri. 

Menyikapi hal ini, Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, S.Ik angkat bicara. menurutnya, vaksin saat berpuasa tidak akan membatalkan puasa itu sendiri. Hal ini disampaikan Kapolres Minsel, mengutip fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), vaksinasi Covid-19 dengan suntikan pada otot tidak membatalkan puasa.

“Meneruskan fatwa MUI tentang vaksinasi saat berpuasa, tidak akan membatalkan puasa,” kutip Kapolres, Sabtu (09/04).

Kendati demikian, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya tidak melakukan pemaksaan untuk di vaksin bagi masyarakat yang berpuasa.

“Sekalipun sudah ada fatwanya tentang vaksinasi saat berpuasa, namun kami tidak memaksakan bagi mereka yang sementara menjalankan ibadah puasa. Tentu hal ini mengingat kondisi fisik setiap orang itu berbeda-beda,” tambah Kapolres.

Sesuai data, bahwa Polres Minsel telah melakukan vaksinasi di tahun 2022 triwulan pertama untuk dosis 1 sebanyak 5.142, dosis 2 sebanyak 6.623 dan dosis 3 sebanyak 2.709. Pencapaian ini terhitung dari bulan Januari sampai April saat ini.  (Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini