Mantan Bendahara Dinkes Halteng Di Tangkap Karena Korupsi

Editor: Admin
Foto istimewa 

Weda- Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah (Halteng) telah melakukan penahanan kepada mantan Bendahara Dinas Kesehatan yang telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap Bantuan Oprasional Kesehatan (BOK) kepada 10 Puskesmas yang ada di Halmahera Tengah.

Kepada Wartawan Kepala Kejari Halmahera Tengah Yuana Nursyiham menjelaskan, di hari ini kamis 25/08/2022, telah dilakukan penetapan tersangka terhadap mantan Bendahara Dinas Kesehatan Muhammad Rida Asagaf yang telah menggelapkan anggaran Bantuan Oprasional Kesehatan (BOK) Puskesmas yang ada di Halmahera Tengah, setelah adanya penyelidikan.

Lanjut Ia mengatakan dari bukti temuan, tersangka telah melakukan perbuatan melawan hukum yang berdasarkan adanya beberapa alat bukti yang sah, bahkan surat penahan sudah ada.

Menurutnya dana yang di gelapkan oleh mantan bendahara Dinas Kesehatan yaitu anggaran BOK sebesar Rp. 3.182.847.902, 00, kemudian anggaran honorer Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebesar Rp.42.380.000.

"Jadi total kerugian negara yang di lakukan oleh mantan bendahara Dinas Kesehatan itu kurang lebih Rp. 3.600.000.000.00," sebutnya.

Lebih lanjut Yuana mengatakan penahanan tersangka bendahara Dinas kesehatan berinsial MRA 33 tahun. Dengan pasal sangkaan Primair pasal 2 ayat (1) UU RI NO 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No 31 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair pasal 3 Ayat (1) UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Menutup wawancara itu Yuana menambahkan bahkan dalam kasus ini, masih ada terduga dua sampai dengan 3 orang lainnya yang akan didalami. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini