Gelar Peringatan Maulid Nabi, Ponpes Bukit Rahmat Desa Waiipa Datangkan Penceramah dari Kampung Madinah

Editor: Admin
Foto: Istimewa

SANANA-Keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Bukit Rahmat Desa Waiipa, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut) gelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah,Minggu (6/11/22).

Pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar Pondok Pesentren (Ponpes) Bukit Rahmat mendatangkan penceramah hikmah maulid dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah,Desa Temboro,Kecamatan Karas,Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, atau biasa disebut Kampung Madinah.

Peringatan maulid Nabi yang dilaksanakan di Mushollah Al-Hasan Desa Waiipa itu, dihadiri Ketua Yayasan Ponpes Bukit Rahmat,Ustadz Ahmad Falhum, Ketua Mushollah Al-Hasan, Ustadz Nasir Alkatiri serta Sekretaris Mushollah Al-Hasan, Sahrul Takim. Hadir juga para pemuka agama,orang tua wali santri dan seluruh santri ponpes Bukit Rahmat. Bahkan terlihat animo masyarakat sekitar sangat tinggi dalam mengikuti pelaksanaan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Sahrul Takim dalam sambutannya mengatakan, setidaknya ada lima alasan mengapa kita harus merayakan maulid Nabi,kerena yang pertama, merayakan maulid nabi sebagai wujud rasa bahagia dan gembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad saja banyak bepuasa di hari senin sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahirannya. Karena dengan kelahiran Nabi Muhammad-lah manusia menemukan cahaya agama Islam." Allah memerintahkan kita untuk berbahagia, sebab kelahiran nabi adalah rahmat dan pertolongan yang Allah berikan. 

"Perayaan Maulid Nabi diwarnai dengan pembacaan sejarah kehidupan nabi. Perayaan maulid Nabi adalah bid’ah hasanah (baik) yang telah diajarkan turun-temurun oleh umat Islam sebelumnya,"ucapnya.

Ustadz Muhammad Julkarnain | Penceramah

Lanjut Sahrul Takim yang juga sebagai Ketua Kampus STAI Babussalam Sula itu bahwa, maulid nabi tidak hanya dilakukan untuk orang dewasa, tetapi ditanamkan kepada anak yang masih berusia dini,agar jangan sampai anak-anak kita lebih mengenal nama artis, pemain bola dan lainnya ketimbang nabi tercinta kita sendiri Muhammad SAW,"ujar sahrul.

Ustadz Muhammad Julkarnain yang didatangkan dari pompes Temboro atau Kampung Madinah itu, dalam penyampaian cerah hikmah maulid nya mengatakan bahwa,"Kita tetap Istiqomah, mudah-mudahan setiap tahun kita dapat melaksanakan maulid nabi Muhammad dan semoga dalam majelis ini kita dapat saling mengajak untuk berbuat baik sekecil apapun dan mencegah kemungkaran yang ada,"ucapnya.

Ustadz Muhammad Julkarnain menyampaikan tentang faedah besarnya mengadakan dan menghadiri acara maulid nabi Muhammad SAW, bahwa orang yang mengadakan dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan maulid nabi tidak akan pernah rugi karena akan dibalas oleh Allah dan khususnya oleh Nabi Muhammad SAW.

“Maulid nabi merupakan tradisi yang harus kita jaga dan hormati, bukan hanya diadakan pada bulan maulid, tetapi meneladani perbuatan Nabi Muhammad SAW adalah perkara yang lebih baik,"cetusnya.

Terpisah, Ketua Yayasan Bukit Rahmat, Ustad Ahmad Falhum mengatakan tujuan diadakan maulid nabi Muhammad SAW ini adalah untuk mengingat dan memuliakan nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, karena Rasulullah, islam hadir di dunia ini, dan karena nabi Muhammad lah kita dapat meyakinkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin dan juga agama yang paling benar datangnya dari Allah SWT.

“Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan syafaat Nabi kita Muhammad SAW, dan kelak kita dapat berkumpul bersama di syurganya Allah SWT. Insyaallah tahun depan kita adakan lagi Maulid Nabi besar kita Muhammad SAW untuk melestarikan shalawat dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, amin yarabbal alamin,“ tutupnya.(Sdl).

Share:
Komentar

Berita Terkini