KTPSP Halsel Tidak Main Main Dengan Kades Ijazah Palsu

Editor: Admin
Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades( KTPSP) Rahim Yasim, saat jumpa pers diruang sidang, Selasa (20/12/2022).pukul 12:33 Wit.

Halsel -Terkait dengan pelanggaran pilkades tahun 2022 ini, banyak aduan dari warga masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil yang ditetap oleh panitia Pilkades, di Desanya masing-masing .

Hal itu telah disampaikan oleh Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades( KTPSP) Rahim Yasim, saat jumpa pers diruang sidang, Selasa (20/12/2022).pukul 12:33 Wit.

Kepada sejumlah awak media Rahim mengatakan bahwa, pihaknya telah menemukan banyak pelanggaran pada sidang penyelesaian sengketa Pilkades yang diajukan kontestan penggugat.

“Banyak pelanggaran seperti ijazah palsu dan keterlibatan oknum cakades pada partai politik dan ini akan menjadi pertimbangan kami,” terangnya.

Menurutnya, jika oknum Cakades yang menggunakan ijazah palsu sesuai dengan laporan masyarakat, maka saya jamin di putusan ini, kami akan pertimbangan juga untuk dibatalkan kemenangannya, karena hal itu tidak dibenarkan dalam Pilkades.

Ijazah palsu itu kewenangan tim sengketa yang jelas kami akan merekomendasikan kepada pihak Kepolisian untuk melakukan proses hukum dalam penyidikan dan penyelidikan sampai pada penuntutan.

Rahim menambahkan, calon kepala desa yang menggunakan ijazah palsu bakal dijamin pada putusan nanti bahwa yang bersangkutan terancam digugurkan, meski yang bersangkutan memenangkan pilkades.

“Jika benar-benar terbukti akan kami rekomendasikan ke pihak aparat kepolisian untuk diproses dan itupun bisa jadi tidak dilantik.” tegasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini